Beritasumut.com-Razia kendaraan roda dua dan roda empat digelar sejumlah personel Provost Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) kepada setiap kendaraan yang akan keluar dari Mapolda Sumut, Jum'at (02/09/2016) siang, sekitar pukul 14.00 WIB. Pemeriksaan mendadak tersebut digelar karena diduga adanya senjata api (senpi) milik seorang oknum perwira menengah (pamen) Polda Sumut yang hilang. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting ditanya soal senpi oknum pamen yang hilang, mengaku tidak tahu. "Saya belum tahu, belum dapat informasi," kata Rina. Meski mengaku belum mendengar informasi tersebut, Rina menegaskan, jika benar senpi anggota polisi itu hilang, maka yang bersangkutan dapat diberi sanksi. "Itu kelalaian. Kalau benar hilang, pemegangnya bisa diperiksa Provost dan diberi sanksi," terang Rina. Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan saat dikonfirmasi perihal razia tersebut mengatakan, razia ataupun pemeriksaan kendaraan tersebut tersebut rutin dilaksanakan. "Razia atau pun pemeriksaan kendaraan tersebut rutin dilaksanakan setiap jam pulang kantor dari Mapolda Sumut," ujar MP Nainggolan. Saat disinggung pemeriksaan kendaraan dilakukan terkait adanya senpi oknum Personil Polda Sumut yang diduga hilang dicuri, mantan Kapolres Nias Selatan (Nisel) ini mengatakan belum mengetahui informasi tersebut. "Belum, saya belum mengetahui informasi tersebut," jelas MP Nainggolan. Informasi beredar di Mapolda Sumut menyebutkan senpi oknum pamen tersebut telah ditemukan petugas jaga Masjid Al Hidayah Mapolda Sumut. Senpi itu diduga tertinggal, bukan hilang. "Sudah ditemukan petugas masjid," tandas sumber.(BS04)