Rukyat Hilal Awal Dzulhijah di Medan, Hari Raya Idul Adha Jatuh Pada 12 September

- Kamis, 01 September 2016 23:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/3059_Rukyat-Hilal-Awal-Dzulhijah-di-Medan--Hari-Raya-Idul-Adha-Jatuh-Pada-12-September.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Rukyat Hilal Awal Dzulhijah di Anjungan Lantai 9 Gedung Pemprovsu, Kamis (01/09/2016)
Beritasumut.com-Pengamatan Rukyatul Hilal dalam menentukan awal Dzulhijjah 1437 H digelar Tim Hisab dan Rukyat Provinsi Sumut bersama Balai Besar BMKG wilayah I Medan di Anjungan Lantai 9 Gedung Pemprovsu, Kamis (01/09/2016). Berdasarkan hasil pengamatan tim, hilal masih tidak terlihat karena tingginya masih minus, sehingga Hari Raya Idul Adha diperkirakan jatuh pada Senin, 12 September 2016.

 

Hasil ijtimak atau konjungsi, Awal Dzulhijjah 1437H di wilayah Indonesia terjadi pada Kamis (01/09/2016) pukul 16:02:57. Ketika terbenam matahari di hari terjadinya ijtimak, di seluruh Indonesia tinggi hilal masih berada antara -01° 34' 27" (Jayapura, Papua) sampai dengan -00° 11' 29" (Pantai Lhoknga Aceh) di bawah ufuk mar'i.

 

Maka tanggal 1 Dzulhijjah 1437 H dikira akan jatuh pada Sabtu (03/09/2016). Hal ini didasarkan pada kriteria Ikmal Dzulqa'dah 1437 H. Dengan demikian hasil pertimbangan tim, Hari Raya Idul Adha 1437 H jatuh pada Senin 12 September 2016. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumut, diwakili Sekda Provsu H Hasban Ritonga, Kepala  Kantor Kemenag RI Sumut selaku Ketua Tim Hisab dan Rukyat Provinsi Sumut H Tohar Bayoangin, mewakili Kepala BMKG wilayah I Medan Sunardi dan para alim ulama.

 

"Esensi pelaksanaan rukyat merupakan pertanda untuk mengawali bulan Dzulhijjah yang berkaitan dengan jemaah haji wukuf di Arafah  pada 9 Dzulhijjah dan hari raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah. Karena ibadah dalam Islam terkait langsung dengan posisi benda langit (khususnya matahari dan bulan) maka sejak awal peradaban Islam menaruh perhatian besar terhadap  astronomi,” papar 

Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Hasban Ritonga.

 

Dalam kegiatan itu, Hasban juga mengatakan pemerintah provinsi juga akan membangun fasilitas pengamatan rukyatul yang lebih baik di Barus Tapanuli Tengah. 

 

"Pemprov Sumut sudah melakukan survey di Barus, Tapanuli Tengah dan pada PAPBD 2016 sudah dianggarkan penyusunan detil engineering design (DED) untuk membangun anjungan sebagai fasilitas dalam menentukan Rukyatul yang lebih baik lagi," tambah Hasban.

 

Atas nama pemerintah, Sekda kemudian mengucapkan Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat. ”Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Tim Hisab dan Rukyat Provsu H. Tohar Bayoangin menambahkan, pengamatan rukyatul hilal merupakan wujud nyata kinerja pemerintah dalam penetapan awal Dzulhijjah sebagai dasar jatuhnya Idul Adha.

 

"Ini akan dilaporkan kepada Kementerian Agama sebagai pedoman dalam sidang itsbat guna menjatuhkan penetapan Idul Adha 1437 H. Karena itu, untuk penetapan tanggal 1 Dzulhijjah 1437 H dan Hari Raya Idul Sdha 1437 H supaya menunggu hasil sidang itsbat Menag RI," pungkasnya. (BS02)


Tag:

Berita Terkait