Beritasumut.com-Terkait peristiwa percobaan bom bunuh diri yang dilakukan Ivan Armadi Hasugian di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jalan Dr Mansyur Medan membuat sejumlah instansi seperti TNI juga mulai mengambil sikap.Kodim 0203/ Langkat melaksanakan 'cegah dini' dalam mengantisipasi peristiwa teror bom yang terjadi di gereja Kota Medan. Hal ini dikatakan, Dandim 0203/ Langkat, Letkol Inf Roy Hansen Jongguran Sinaga saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (29/6/2016).Dikatakannya, pihaknya telah menyampaikan keseluruh jajaran untuk peka terhadap peristiwa yang menimpa Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jalan Dr Mansyur Medan. "Kita sudah minta kepada personil agar jeli, peka terhadap kejadian di Medan, hal ini kita harapkan tidak terjadi lagi diseluruh tanah air," ujarnya.Lebih lanjut dikatakannya, untuk saat ini, personil Kodim 0203/ Langkat juga tengah memantau diseluruh wilayah jajaran Kodim untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Saya telah memerintah kepada seluruh personil untuk memantau wilayahnya masing-masing demi kemanan umat untuk menjalankan ibadahnya," paparnya.Masih kata Roy, kepada personil, laksanakan cegah dini dan antisipasi dini. Bekerjasama serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di wilayah masing-masing agar dapat dengan mudah menjalankan tugas dan mendapatkan informasi. "Dalam hal ini, kita harus melakukan cegah dini dan antisipasi dini, yang palaing penting, personil harus bekerjasama dan saling berkordinasi," ungkapnya.(BS08)