Beritasumut.com-Dalam mengantisipasi aksi teror bom pasca terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katolik Santo Yosef di Jalan Dr Mansyur Medan, Polres Deli Serdang meningkatkan pengamanan dan patroli, khususnya di Bandara Kuala Namu, Minggu (28/08/2016). Kapolres Deli Serdang, AKBP Robert Da Costa mengatakan terkait pasca terjadinya aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katolik Santo Yosef, pihaknya memperketat pengamanan dan patroli. "Kita memperketat pengamanan dan patroli, khusunya di Bandara juga," katanya. Robert Da Costa menerangkan untuk pengamanan gereja, pihaknya menyiagakan sedikitnya 170 personil. Tidak hanya pengamanan gereja diperketat, Polres juga memperketat pengamanan di Bandara Kuala Namu bekerjasama dengan personil Avsec dan TNI. "Ada 250 personil untuk pengamanan Gereja dan Bandara. Khusus untuk pengamanan di Bandara kita siagakan 80 personil gabungan," terang Robert. Mantan Kapolres Nias Selatan ini berharap agar masyarakat tetap mewaspadai dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang mengarah ke Suku Agama Ras (SARA). "Masyarakat agar tetap waspada dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang mengarah ke SARA, tetap jalin komunikasi dan kerja sama antar umat beragama untuk memerangi kelompok radikal," harap Kapolres. (BS05)