Beritasumut.com-Polsek Medan Sunggal memperketat pengamanan setelah terjadinya teror bom yang dilakukan oleh tiga pelaku di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep yang terletak di Jalan DR Mansyur, Medan. Para personel pun melakukan penjagaan di tempat keramaian dan rumah ibadah."Rumah ibadah yang ada di Sunggal dijaga oleh personel Polsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri kepada wartawan, Minggu (28/08/2016).Tidak itu saja, tambahnya, pintu masuk ke Medan Sunggal yang arah dari Kampung Lalang tidak luput dari pantauan petugas. "Kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan Kamtibmas," imbuhnya.Untuk itu, sambungnya, Polsek Sunggal akan bekerja lebih baik lagi dalam menciptakan rasa aman di masyarakat. "Kita mengiginkan keamanan di masyarakat terjamin dari pelaku teror bom," ujarnya.Menurut dia, perisitiwa yang terjadi itu tidak diinginkan bersama. "Kita harapkan jangan dikaitkan dengan yang lainnya. Bersama kita melakukan kenyamanan di masyarakat," bebernya.Mantan Kapolsek Delitua ini juga akan menindak tegas segala macam teror bom dan pelaku kejahatan jalanan lainnya. "Kota Medan harus kondusif dari bentuk kejahatan yang dilakukan oleh pelaku," jelasnya.(BS04)