Beritasumut.com-Ketua Dewan Pastoral Stasi Benar Ginting mengatakan, ada tiga orang yang diduga sebagai pelaku rencana bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jalan DR Mansyur Medan. Salah seorang di antaranya bernama Irvan Armadi Hasugian, warga Setiabudi, Medan Selayang, Medan berhasil ditangkap."Mereka ada tiga orang pura-pura sebagai Jemaat, seorang pemuda tiba-tiba berjalan ingin mendekati Pastur yang lagi membaca Alkitab Injil. Namun aksi di pagi hari sekitar 08.45 WIB yang dilakukan pelaku itu tidak berhasil dilakukan untuk meledakan di Jalan DR Mansyur Medan ini," ucap Ketua Dewan Pastoral Stasi Benar Ginting kepada wartawan, Minggu (28/08/2016).Dikatakannya, para pelaku teror bom itu datang dari arah Jalan Setia Budi Medan langsung bergabung dengan Jemaat lainnya yang ingin melakukan Kebaktian Mingguan tersebut. Namun aksi nekat pelaku ingin meledakan gereja tidak berhasil dilakukan. "Dua pelaku yang melihat temannya berhasil ditangkap Jemaat langsung melarikan diri," imbuhnya.Setelah diamankan pelaku itu, ratusan personel Jibom Polda Sumut melakukan pengamanan ransel berisikan bom dan menyisir seluruh ruangan di dalam dan di luar gereja. Lokasi yang sudah dilakukan penjagaan ketat itu tertutup untuk umum. Bom yang sudah diamankan itu diledakan oleh tim Jibom yang sudah bekerja dengan cepat untuk mensterilkan lokasi.Pelaku yang ditutup wajahnya oleh petugas langsung dibawa ke dalam mobil menuju ke Polresta Medan. Informasi yang diperoleh. Pelaku yang masih muda itu salah satu mahasiswa di salah satu kampus di Kota Medan. Dari lokasi juga petugas mengamankan, satu sebilah pisau, satu KTP pelaku dan ransel.(BS04)