Lurah Sebut PLN Tak Pernah Koordinasi Soal Pembangunan Sutet di Binjai

Herman - Kamis, 25 Agustus 2016 19:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082016/9519_.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS08
Kantor Lurah Dataran Tinggi.

Beritasumut.com-Lurah Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai Shahira, mengungkapkan, hingga saat ini pihak PLN maupun kontraktor pelaksana proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) tidak pernah berkoordinasi dengan pihaknya."Pihak PLN sampai sekarang belum ada melapor kepada kami perihal pengerjaan dan memasukkan barang pembangunan sutet, kami seolah tidak dihargai," ungkapnya, saat ditanya wartawan terkait pembangunan Sutet yang terus mendapat penolakan dari warga, Kamis (25/08/2016).Bahkan, Shahira menyarankan kepada awak media untuk konfirmasi ke PLN. "Silahkan saja langsung konfirmasi ke PLN. Karena saya pun diprotes warga karena sampai saat ini warga tidak menerima kompensasi dari PLN," ketusnya.Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Sei Beras, secara bergerombol mendatangi lokasi pembangunan saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet), yang terletak di Jalan Arwana I, Kelurahan Dataran Tinggi, Binjai Timur, Rabu (24/08/2016). Puluhan warga tersebut juga tidak puas karena tidak pernah ada sosialiasi maupun kompensasi atas pembangunan tersebut.Karenanya, Asrin Sihombing, salah seorang tokoh masyarakat di tempat tersebut, berharap agar pembangunan dihentikan untuk sementara, sebelum ada keputusan yang jelas dari pihak PLN."Kami bukan menghalang-halangi pembangunan ini, tapi kami belum mendapat sosialisasi kepada kami perihal dampak didirikannya Sutet ini, gimana ganti ruginya, sedangkan Sutet ini ada radiasinya," ungkapnya kesal."Dulu kami pernah tanda tangan untuk menolak pembangunan ini, alasannya karena memang belum jelas ganti ruginya, apalagi kan ada dampaknya seperti wanita hamil dan anak anak balita," beber ibu Dewi, yang merupakan warga sekitar.(BS08)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tanaman Kelapa Sawit Warga Ditebang Paksa Petugas PLN

Peristiwa

Mediasi Jalur Sutet, PLN Malah Tak Hadir

Peristiwa

Lagi, Warga Tuntuk Kompensasi Pembangunan Sutet di Binjai

Peristiwa

Terkait Proyek Pembangunan Sutet, Warga Binjai Tetap Protes PLN

Peristiwa

Pelanggan Kecewa, PLN Rayon Belawan Tak Hadiri Sidang BPSK

Peristiwa

Terkait Pembangunan Sutet, PLN Harus Transparan