Beritasumut.com-Ketua DPRD Kota Medan, Henry J Hutagalung meminta Gerakan Anti Narkoba (Granat) Kota Medan untuk membantu aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan pemerintah daerah untuk mensosialisasikan bahaya narkoba di masyarakat. Meningkatnya peredaraan narkoba yang sangat mengkhawatirkan bukan hanya tugas kepolisian namun juga pemerintah, organisasi, dan masyarakat. Hal tersebut dikatakan Henry saat menerima audensi Granat Kota Medan yang dipimpin oleh Ketua, Sastra dan pengurus lainnya di ruang Ketua DPRD Medan, Selasa (23/08/2016). Sementara dalam audensi tersebut, Henry didampingi anggota Komisi B DPRD Medan, Wong Chun Seng. "Kita sangat mengapresiasi teman-teman karena mau mengorganisir diri dalam Granat. Saya berharap keberadaan Granat Kota Medan dapat membantu apa yang telah dilakukan polisi dan Pemko Medan," ungkap Henry. Disebutkan politisi Fraksi PDI Perjuangan itu, peredaran narkoba juga dapat meningkat kejahatan di Kota Medan. Kejahatan tersebut seperti begal dan aksi perampokan. "Banyak kejahatan yang disebabkan karena narkoba. Bayangkan saja, bila penggunanya ingin menggunakan narkoba namun tidak mempunyak uang, tentu mereka akan melakukan kejahatan," ujarnya. Di sisi lain, Henry menyesalkan minimnya tangkapan bandar narkoba yang dilakukan jajaran pihak kepolisian. Padahal, apabila bandarnya ditangkap dapat memutus mata rantai antara pengedar kepada bandar besar. "Kita kecewa kepada jajaran Polresta Medan karena tidak mampu menangkap bandar-bandar narkoba di Medan. Padahal kita sudah sama-sama tahu siapa bandarnya. Memang disatu sisi, Polresta Medan berjanji akan segera menangkapnya," jelas Henry dalam pertemuan itu. (BS03)