Beritasumut.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai mengimbau masyarakat Binjai agar senantiasa mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana banjir dan angin kencang, menyusul peningkatan curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Binjai, M Yusrizal, Selasa (23/08/16). "BMKG Pusat menyatakan, fenomena La Lina sudah mulai dirasakan di Indonesia. Artinya, akan ada kecenderungan peningkatan curah hujan yang sangat signifikan, hingga enam bulan ke depan," kata Yusrizal menyikapi fenomena La Nina di Indonesia, yang diprediksi mulai berlangsung sejak Agustus hingga Desember 2016. Dengan kondisi itu, Yusrizal memprediksi, potensi dan tingkat kerawanan terjadinya bencana alam khususnya di Sumatera Utara, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, akan semakin besar. "Dengan demikian, mengantisipasi kemungkinan munculnya korban dan kerugian material, kita minta masyarakat agar lebih waspada dan mengurangi aktivitas di wilayah rawan bencana ataupun larangan melakukan rekreasi di sungai, lembah, dan kawasan perairan lainnya, untuk sementara waktu," imbuhnya. Yusrizal mengakui, upaya antisipasi dan sikap kewaspadaan masyarakat harus tetap diutamakan. Sebab menurutnya, potensi dan kerawanan bencana relatif lebih merata."Walaupun potensi bencana di Kota Binjai hanya ada dua, yakni banjir dan angin kencang. Meski begitu, masyarakat harus tetap berhati-hati, karena tingkat kerawanan bencana di seluruh wilayah relatif sama," tandasnya.(BS08)