Beritasumut.com-Ratusan penarik becak motor (Parbetor) demo di DPRD Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin (22/8/2016). Dengan mengendarai betor, ratusan Parbetor ini tiba di depan Gedung DPRD Deli Serdang. Setibanya di depan gedung DPRD Deli Serdang ratusan parbetor ini langsung melakukan orasi.Aksi demo ratusan parbetor ini dikawal ketat petugas kepolisian dari Polsek Lubuk Pakam dan Polres Deli Serdang. Dalam orasinya, mereka menolak adanya larangan betor masuk dan mencari sewa di kawasan Kota Lubuk Pakam oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Deli Serdang.Menurut Abah, salah seorang Parbetor pada Sabtu (20/8/2016) Dinas Perhubungan (Dishub) Deli Serdang melakukan razia di Jalan Tengku Iman Bonjol, Lubuk Pakam.Dalam razia ini, petugas melarang betor masuk ke kawasan Kota Lubuk Pakam. “Sabtu kemarin Dishub razia, betor dilarang masuk ke kawasan kota Lubuk Pakam,” terang Abah. Lanjut Abah, jika betor nekat masuk ke kawasan kota Lubuk Pakam maka becaknya akan digergaji dan dibelah. “Kalau masuk ke kawasan kota Lubuk Pakam betor akan digergaji dan dibelah. Kita cari makan diganggu, apa mau pemerintah menanggung biaya hidup anak dan istri kami. Kami hanya ongkos Rp 3.000 bukan Rp 50.000 tapi sudah diganggu,” ujarnya. Menurut para Parbetor, sebelumnya tidak ada surat pemberitahuan betor dilarang masuk ke kawasan Kota Lubuk Pakam. “Tidak ada surat pemberitahuan hanya main ancam saja, kami menduga ada permainan biro di sini. Kenapa KPUM A 97 bisa masuk sampai ke Kota Lubuk Pakam padahal izin trayeknya hanya sampai terminal Lubuk Pakam,” teriak parbetor. Kasat Binmas Polres Deli Serdang AKP M A Ritonga yang menemui ratusan parbetor ini meminta agar Parbetor tetap menjaga ketertiban.M A Ritonga juga meminta agar para Parbetor berkumpul di luar gedung DPRD Deli Serdang dan memilih perwakilan untuk menemui dewan. Dirinya pun menghimbau agar Parbetor jangan mau terprovokasi."Jangan mau terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban. Silahkan pilih perwakilan untuk diajukan bertemu dengan dewan," tegasnya. (BS05)