Beritasumut.com-Kampung Marindal yang dikenali sebagai kampung yang cukup luas, saat ini sudah berstatus kampung rawan maling. Pasalnya, berbagai kejadian kemalingan yang kerap terjadi di kampung tersebut dalam waktu yang berdekatan. Salah seorang korbannya adalah Linda, warga Jalan Kebun Kopi Gang Kedondong Pasar II, Marindal. Kepada wartawan, Linda mengaku rumahnya telah disatroni maling yang berjumlah dua orang. Namun aksi yang dilakukan pelaku dengan cara mencongkel pintu kamar berhasil diketahui pemilik rumah. "Saya lihat tangan orang hendak mengambil tas. Lansung saya berteriak ada maling. Namun pelakunya yang mengendarai sepeda motor cepat-cepat kabur ke arah Jalan Besar Marindal," tutur Linda, Kamis (18/08/2016). Dia menilai, di daerahnya ini sudah tidak aman lagi untuk ditempati. Lantaran baru-baru ini saja sudah dua rumah disatroni maling. "Pemilik rumah mengalami kehilangan satu unit sepeda motor," imbuhnya. Dia menduga pemainnya juga kebanyakan orang sekitar Marindal yang sudah lebih dulu membaca situasi dan lokasi rumah calon korbannya."Pemainnya kebanyakan juga orang Marindal," ujar perempuan ini. Kepada petugas kepolisian, Linda berharap para pelakunya segera dilacak. "Pencuri ini jangan dibiarkan terus-menurus. Nanti makin banyak korbannya. Marindal cukup luas ini perlu penanganan yang bagus. Soalnya Kampung Marindal sudah dihuni ribuan masyarakat. Jangan sampai kampung Marindal sudah maju tapi masih rawan maling," tandasnya. (BS04)