Liput Unjuk Rasa Warga Sari Rejo

Dua Wartawan Babak Belur Dihajar Anggota TNI AU

Redaksi - Senin, 15 Agustus 2016 19:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082016/4599_Dua-Wartawan-Babak-Belur-Dihajar-Anggota-TNI-AU.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04

Beritasumut.com- Aksi penekanan yang dilakukan anggota TNI AU Lanud Soewondo kepada warga Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia berakhir ricuh. Dua wartawan yang meliput aksi itu pun ikut menjadi korban pemukulan oknum petugas TNI AU."Keduanya masing-masing Aray dan Syafrin mengalami luka parah terpaksa dibawa dibawa ke Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan," ucap Teddy yang juga ikut dihajar anggota TNI AU kepada wartawan, Senin (15/08/2016).Aray mengalami luka rusuk dan memar di punggung akibat terkena tendangan anggota TNI AU. Begitu juga dialami Syafrin terpaksa mendapatkan alat bantu oksigen dari Rumah Sakit Mitra Sejati Medan. "Kondisi Syafrin cukup parah, dan harus opname di rumah sakit swasta tersebut," ujarnya.Disebutkan Teddy, ratusan anggota TNI AU langsung membubarkan aksi unjuk rasa warga Sari Rejo Medan dan memukul siapa saja yang menentang. Tidak itu saja, beberapa petugas TNI AU juga melepaskan tembakan.Sehingga ada beberapa warga mengalami luka, salah seorang warga terkena tembakan. "Satu warga kami kena tembak bang, kondisi korban cukup parah dan dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan," papar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.Dia menambahkan, kondisi saat pembubaran paksa dilakukan oleh anggota TNI AU sangat tidak manusiawi.  "Aksi tetap kami lakukan, agar anggota TNI AU yang melakukan tindakan anarkis mendapatkan sanksi tegas dari pimpinannya," pungkasnya.Sementara itu, Anggota DPRD Medan H Waginto ST sangat menyesali kejadian anarkis yang dilakukan anggota TNI AU itu. "Sangat disayangi, wartawan cedera, aksi petugas itu tidak pantas, ini kepanikan oknum TNI AU kepada warga Sari Rejo," jelasnya. Dia meminta aksi anarkis itu harus diusut tuntas. "Harus dibongkar permasalahan tanah yang ada di Sari Rejo, supaya masyarakat tau permasalahan yang sebenarnya," pungkasnya.Di lokasi suasana masih mencekam, meski sudah dibersihkan sisa ban yang dibakar di jalan. Masyarakat Sari Rejo tidak terima dengan sikap arogan ditunjukan oleh anggota TNI AU tersebut.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dua Rumah di Sari Rejo Polonia Hangus Terbakar

Peristiwa

Polrestabes Medan Tekankan Prokes kepada Warga Sari Rejo

Peristiwa

Polsek Medan Baru Bagi-Bagi Beras untuk Warga Sari Rejo, Sambut Bulan Ramadan

Peristiwa

Perwakilan Warga Sari Rejo Sambut Baik Janji BPN Medan

Peristiwa

Sengketa Lahan di Sari Rejo, BPN Medan Janji Akan Fasilitasi Warga Bertemu Menteri

Peristiwa

Program Sertifikat Tanah Belum Sentuh Lahan Eks HGU PTPN2