Beritasumut.com-Setelah Sabtu (6/8/2016) malam pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 016 tipe B737-500 dengan regristrasi PK CMO gagal terbang dari Bandara Kuala Namu lantaran rusak ditimpa tangga, di siang harinya, maskapai yang sama mengalami musibah lain lagi.Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 889 dari Bandara Silangit yang membawa 115 penumpang terpaksa mendarat darurat ke Bandara Kuala Namu. Pesawat Sriwijaya Air ini seharusnya terbang ke Jakarta, namun baru sekira 30 menit lepas landas tekanan kabin (cabin pressurize) yang merupakan alat yang digunakan untuk memompa udara bertekanan (oksigen) ke dalam pesawat mengalami kerusakan sehingga pilot memutuskan mendarat di Bandara Kuala Namu. Duty Manajer Bandara Kuala Namu Indra Lubis menerangkan pesawat Sriwijaya Air ini mendarat di Bandara Kuala Namu pada Sabtu (06/08/2016) sekira pukul 11.54 Wib. Seluruh penumpang pun diturunkan dari pesawat dan menunggu di Gate 7 terminal kedatangan domestik Bandara Kuala Namu. Setelah dilakukan perbaikan, selanjutnya pada malam harinya pesawat kembali diterbangkan ke Jakarta. Namun setelah terbang beberapa lama, pesawat Sriwijaya Air tersebut kembali mendarat (RTB) di Bandara Kuala Namu dengan masalah yang sama.“Pesawat Sriwijaya Air tersebut dua kali RTB ke Bandara Kualanamu, pertama pukul 11.54 Wib dan yang kedua pukul 22.15 Wib,” ujar Indra Lubis, Minggu (7/8/2016). Akibat permasalahan ini para penumpang ada yang memilih mengembalikan tiket maupun mengalihkan penerbangan.Sedangkan sisanya sebanyak 79 penumpang diinapkan ke Hotel oleh pihak maskapai Sriwijaya Air menunggu keberangkatan berikutnya. “Tadi siang sekitar jam 14.00 Wib sebanyak 79 penumpang diberangkatkan ke Jakarta, untuk kompensasi penumpang pihak Sriwijaya Air yang menangani,” kata Indra. (BS05)