Beritasumut.com-Sayuti alias Bisu (55), warga Kampung Aur, Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun dipukul anak kandungnya, Gofinda (21), Selasa (02/08/2016). Informasi yang didapat, kasus kekerasan ini terjadi saat Sayuti menegur Gofinda yang sering memukul adiknya. Bukannya meminta maaf, Gofinda justru melakukan perlawanan. Bahkan dada Sayuti dipukul oleh Gofinda. Akibatnya, dada Sayuti terasa sesak. Tangannya juga terluka karena terkena pecahan kaca."Sayuti terus dibawa ke Klinik Ramini di Jalan Multatuli untuk mendapat perawatan medis," ujar Marini, salah seorang tetangga Sayuti. Usai melakukan pemukulan, Gofinda langsung kabur dari rumahnya. Iat tetangga lainnya mengatakan, dia melihat Sayuti dan Gofinda berkelahi hingga kaca jendela rumahnya pecah akibat perkelahian tersebut."Tapi yang namanya Sayuti sudah tua, ya pasti kalah berkelahi sama anaknya itu," cerita Iat. Kepala lingkungan IV, Yahdi Sabil yang berada di lokasi menyarankan Kambang, istri Sayuti yang tak lain adalah ibu kandung Gofinda untuk membuat pengaduan ke Polsek Medan Kota. "Soalnya, Gofinda bukan sekali ini saja membuat keributan di Kampung Aur ini. Paman Gofinda yang bertugas TNI AD juga menelpon Saya, agar Gofinda dilaporkan ke polisi," terang Yahdi. (BS04)