Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Redaksi - Minggu, 31 Juli 2016 22:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Pemerintah-Pusat-Beri-Perhatian-Besar-di-Sumut--Masyarakat-Diminta-Jaga-Stabilitas-Keamanan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS03
Gubsu saat mengunjungi vihara di Tanjung Balai

Beritasumut.com-Pemerintah Pusat saat ini memberikan perhatian besar dalam mendukung pertumbuhan pembangunan dan perekonomian Sumut dengan mencanangkan sejumlah program diantaranya pembangunan Tol Trans Sumatera, Reaktivasi Rel Kereta Api Sumut-Aceh, pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke di Simalungun yang terintergarasi jalur Kereta Api menuju Pelabuhan Kuala Tanjung dan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Danau Toba menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.

Terkait hal tersebut, Gubernur Sumatera Utara Ir H Tengku Erry Nuradi MSi memintas kepada masyarakat Sumut untuk menjaga keamanan sehingga tidak menghambat pembangunan tersebut.“Jangan sampai, benturan ditengah masyarakat menghambat pembangunan. Kita akan merugi.

Tentu masyarakat juga yang akan mendapat dampaknya jika perekonomian berjalan lamban,” ujar Erry dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut dengan jajaran Pemko Tanjung Balai yang berlangsung di Pendoro Rumah Dinas Walikota Tanjung Balai, Jl Sudirman, Kota Tanjung Balai, Minggu (31/7/2016).

Sementara Walikota Tanjung Balai, M Syahrial mengatakan, seluruh unsur masyarakat Tanjung Balai telah berkomitmen proaktif menjaga stabilitas keamanan, ketertiban dan kerukunan umat beragama di Kota Tanjung Balai, pasca terjadinya kerusuhan dan perusakan rumah ibadah Klenteng dan Vihara.

“Ada 10 unsur yang ikut menandatangani pernyataan sikap dan komitmen. Baik dari tokoh lintas agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ini langkah yang kita harapkan dapat meredam kerusuhan lanjutan,” harap Syahrial.

Syahrial juga menyebutkan, seluruh pihak telah sepakat menahan diri demi terciptanya ketertiban di Tanjung Balai, pasca kerusuhan yang menyebabkan perusakan 9 rumah ibadah agama Budha.“Kita berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi. Masyarakat Tanjung Balai sangat bijak. Kerusuhan kemarin akibat emosi sesaat,” sebut Syahrial.

Usai menggelar Rakor FKPD Sumut dengan jajaran Pemko Tanjung Balai, rombongan Gubernur Sumut kemudian meninjau Vihara Tri Ratna, jalan Water Port, Pasiran, Tanjung Balai.Dalam kesempatan itu, Erry juga mengimbau Pemko merangkul seluruh lapisan masyarakat dan tokoh lintas agama untuk bersama-sama membersihkan vihara Tri Ratna dan 8 Klenteng lainnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Peristiwa

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Peristiwa

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Peristiwa

Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama

Peristiwa

Tujuh Warga Ditetapkan Sebagai Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai, Meliana Sebagai Saksi

Peristiwa

Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi