Beritasumut.com-Kejahatan jalanan (begal) semakin merajalela di Kota Medan. Buktinya, wartawan radio di Medan dirampok di kawasan Jalan Abdullah Lubis, Jumat (29/07/2016) dini hari.Kepada wartawan, korban Sri Riri Wahyuni penduduk Binjai mengakui dirampok oleh komplotan begal di kawasan Abdullah Lubis. "Pelaku ada empat orang mengendarai sepeda motor langsung merampas tas yang berisikan barang-barang berharga," ucapnya.Sehingga korban yang hendak meliput kedatangan Wapres RI Jusuf Kalla ke Parapat Simalungun mengalami kerugian puluhan juta rupiah, di tas yang dirampas itu ada dua ponsel, alat perekam suara dan uang ratusan ribu rupiah."Usai meliput kedatangan Wapres di Prapat, saya akan membuat laporan didampingi teman-teman lainnya di Polsek Medan Baru," paparnya.Dia berharap, polisi bisa menangkap para pelakunya yang suka beraksi di seputaran Jalan Abdullah Lubis Medan. "Pelakunya harus ditindak tegas, soalnya Polresta Medan telah membentuk tim anti begal," tuturnya.Untuk itu, tambah wanita kulit putih ini, kota Medan sudah semakin tinggi aksi kejahatan jalanan. "Polisi harus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hendak beraktifitas baik di pagi, siang dan malam hari," jelasnya.Sementara itu, Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic mengakui belum mendapatkan laporan dari. "Belum ada laporannya, kalau ada akan melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara," pungkas mantan Kapolsek Medan Helvetia ini.(BS04)