Beritasumut.com-Hampir 71 tahun lebih Indonesia merdeka, tetapi sampai saat ini masih ada desa yang belum merasakan penerangan listrik dari PLN.Belum adanya penerangan tersebut, membuat ratusan warga di Dusun l, Desa Batu melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, sampai saat ini menggunakan penerangan seadanya, seperti lilin dan lampu sentir.Minimnya penerangan di desa tersebut, akibatnya banyak dampak kesulitan yang dirasakan warga, salahsatunya sulitnya untuk mendapatkan sumber air bersih.Evi, salah seorang warga sekitar, mengatakan, warga sekitar sudah berulang kali mengajukan hal ini kepada pihak PLN. "Kita sudah berulangkali mengajukan permohonan ini kepada pihak PLN, namun penerangan belum juga masuk dan tidak pernah terealisasi," ujarnya.Sementara itu, Hafiz, salah seorang tokoh pemuda, berharap agar pemerintah lebih memperhatikan dan lebih sensitif terhadap warganya. "Seharusnya Pemerintah tanggap dalam hal ini, dan lebih memperhatikan karena banyaknya masyarakat disini belum memiliki penerangan listrik, kondisi ini jelas mengganggu anak anak yang ingin belajar dan beribadah," harapnya.Warga terpaksa memanfaatkan pompa air yang kondisinya sudah tidak layak untuk di gunakan, namun karena sumber air itu adalah satu satunya yang di miliki warga adalah pompa air tersebut.Penderitaan ini juga dirasakan oleh warga yang ingin menuntut ilmu, beribadah dan mengaji, mereka harus berjuang di gelapnya kampung pada malam hari, serta menggunakan lampu seadanya.Ironisnya lagi, dusun yang yang gelap gulita dan belum mendapat penerangan ini, hanya berjarak sekitar 2 kilometer dengan lokasi kantor PLN ranting Tanjung pura, namun penerangan yang selalu di janjikan belum juga mampu menerangi ratusan rumah warga sampai saat ini.(BS08)