Beritasumut.com-Syukri (26) warga Gampoeng Tuha Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, Aceh yang menumpangi pesawat Garuda Indonesia diamankan di Bandara Kualanamu karena membawa sabu.
Syukri mengaku, dirinya nekat menjadi kurir sabu untuk modal nikah dengan kekasihnya. Menurut Syukri, pacarnya memaksanya untuk segera melamar. “Aku tidak punya uang. Aku cerita sama kawan aku kalau aku mau kerja apa saja asal dapat uang untuk melamar pacarku,” katanya saat diperiksa di Security Building Bandara Kuala Namu, Kamis (28/7/2016).
Lanjut Syukri, ada temannya dari Lhokseumawe menawarkan pekerjaan untuk mengantarkan barang ke Lampung. “Kawanku menyuruhku mengantar barang ke Lampung tapi aku tidak tau barang apa. Katanya kalau sudah sampai Lampung nanti akan dikasih uang yang cukup untuk modal nikah,” ujar Syukri.
Dirinya pun tidak menyangka jika barang yang mau diantarnya itu adalah sabu. “Aku sangat menyesal menuruti permintaan temanku. Aku dijanjikan jika sudah sampai di Lampung akan dikasih uang yang cukup untuk modal nikah,” kata Syukri. (BS05)