Beritasumut.com-Demi menindak pelaku teror kejahatan jalanan yang semakin marak di Medan, Polresta Medan bentuk tim khusus anti begal yang akan ditindak tegas sesuai dengan kejahatan yang dilakukannya.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto. Kepada wartawan dia mengatakan, "Sore ini akan diperkenalkan Tim Anti Begal Polresta Medan dengan segala perlengkapannnya. Termasuk ada BKO Brimob," katanya, Senin (25/07/2016).
Dia menjelaskan, para Tim Anti Begal akan berada di lokasi rawan dari tindakan kejahatan jalanan untuk memburu para pelakunya. Diakui Mardiaz, para pelaku begal selama ini cukup lihai dalam beraksi dan tidak segan melakukan pembunuhan terhadap korbannya. Karena itu, Polresta Medan menyikapinya dengan serius dan telah membentuk tim begal.
"Mudah-mudahan adanya Tim Anti Begal yang telah diluncurkan ini, kejahatan jalanan di Kota Medan semakin mengkecil," imbuhnya. Dari beberapa lokasi yang sudah didata, personel anti begal juga akan memburu para pelakunya yang suka meneror para warga Kota Medan.
"Untuk itu, Polresta Medan akan memberantas pelaku teror begal," terangnya. Sebelumnya, aksi begal ini telah banyak memakan korban jiwa. Sebut saja pertistiwa baru-baru ini yang menimpa pengusaha katering, Monang (48) warga Jalan Ternak Medan Polonia. Monang ditemukan tewas di Jalan MT Haryono simpang Jalan Surabaya, Senin (18/07/2016) pagi lalu oleh pelaku begal.
Korban tewas bersimbah darah, setelah punggungnya ditikam dari arah belakang dalam posisi masih menggunakan jaket dan helm. Tak ayal lagi, kejadian ini meresahkan masyarakat dan membuat mereka takut bila beraktivitas di malam hari. Peristiwa itu membuktikan bahwa Kota Medan masih rawan aksi begal. (BS04)