Beritasumut.com-Direktur Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Dono Indarto mendadak dicopot, Sabtu (23/07/2016). Pencopotan itu tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) dengan No.ST/1738/VII/2016, tanggal 22 Juli 2016.Diduga pencopotan Dono Indarto itu dilakukan berkaitan dengan tidak ditahannya politisi Partai Demokrat Ramadhan Pohan. Namun, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting membantah kabar tersebut.“Ini hal biasa di tubuh Polri, tidak ada yang luar biasa. Tidak ada kaitannya dengan kasus itu. Apalagi jabatan baru bapak itu (Dono Indarto) naik tingkat menjadi Wadir Tindak Pidana Bareskrim Polri,” katanya.Sebab, sambungnya, dari segi eselon, mantan Dir Reskrimsus Polda Sumut itu dinyatakan naik tingkat. “Eselon bapak itu naik, jadi tidak benar kalau ada pencopotan, meskipun hanya bapak itu sendiri yang dimutasi dari Polda Sumut,” terangnya.Selanjutnya, jabatan Dir Reskrimum Polda Sumut diduduki oleh Kombes Pol Nurfallah yang sebelumnya menjabat sebagai Dir Reskrimum Polda Aceh.(BS04)