Copet Modus Kusuk di Terminal Amplas Kembali Terjadi

Redaksi - Jumat, 22 Juli 2016 21:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Copet-Modus-Kusuk-di-Terminal-Amplas-Kembali-Terjadi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS04
Wakiman (baju kuning) saat buat laporan di Mapolsek Patumbak

Beritasumut.com-Aksi pencopetan dengan modus kusuk kembali terjadi. Meski satu pelaku berhasil ditangkap, namun korban mengalami kerugian uang tunai Rp 4,5 juta, Jumat (22/07/2016), sekira jam 17.00 WIB. Adalah Wakiman (27), warga Jalan Karya Jaya, Kecamatan Namorambe, yang menjadi korban. Di Mapolsek Patumbak, korban menjelaskan, peristiwa naas yang baru dialaminya tersebut berawal ketika dia baru pulang dari Dolok Masihul, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) dengan menumpangi Bus Netis ke Terminal Amplas.

"Aku dari Dolok bang, di Dolok aku mengambil uang Rp4,5 juta bantuan dari mertua untuk keperluan menyiapkan bangunan rumah aku yang belum selesai, dari Dolok aku naik bus ke Terminal Amplas," ungkap korban.

Dari terminal, Wakiman beniat pulang ke Jalan Karya Jaya dengan naik angkot 135 Medan Bus. Setelah 30 meter angkot berjalan, saat itulah tiga pelaku yang keseluruhannya pria menyetop angkot yang ditumpanginya dan naik ke angkot itu. Satu pelaku duduk di depan korban dan dua pelaku lainnya duduk memepet di kiri dan kanan korban.

Tak berapa lama berselang, pelaku yang duduk di depan korban mulai bermain aksinya. Seribu rayuanpun dilancarkan ke korban dengan cara berpura-pura menawarkan produk kesehatan.

"Saat itulah saya dikasih brosur untuk dibaca. Lalu yang depan saya berpura-pura mengusuk kaki saya dengan kuat dan kencang, sementara pelaku yang di kanan dan kiri saya memepet saya terus bahkan yang di kiri saya membelitkan tangannya ke tangan saya. Karena saya terlena dengan rayuan mereka, saya fokus membaca brosur," beber korban.

Saat itulah, jelas korban, pelaku yang duduk di depan dam mengusuknya memasukan tangannya ke saku depan sebelah kiri yang di dalamnya ada uang Rp4,5 juta yang sengaja tidak disimpan korban di dalam dompet. Saat itulah pelaku itu menarik uang korban sedikit demi sedikit."Saat itu saya tidak sadar. Pas saya sadar saya lihat kantong saya sudah menipis dan saya periksa rupanya tinggal Rp200 ribu, pelaku yang melihat saya sudah memegang kantung langsung turun," ungkapnya lagi.

Tepat di Jalan SM Raja di depan Loket Makmur, korban yang tersadar, langsung lompat dari angkot yang ditumpanginya. Mengejar pelaku yang masuk ke dalam Mobil Rush BK 1420 JG yang sudah stanby menunggu di pinggir jalan. Karena mendengar jeritan korban, pelaku yang kalang kabut membatalkan menaiki mobil Rush tersebut dan kembali keluar dan kabur menaiki angkot yang lewat.

Naas satu pelaku yang lari ke angkot KPUM dapat dikejar korban bersama warga sekitar. "Jadi satu berhasil kami tangkap yang dibantu warga dan sementara yang dua lagi lari berpencar entah arah mana aku ngak perhatikan kali," jelas korban.

Satu pelaku yang tertangkap tersebut sempat menjadi bulan-bulanan warga. Beruntung Petugas Patroli Polsek Patumbak yang datang dengan cepat langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek Patumbak.

Di Mapolsek Patumbak, satu pelaku yang tertangkap sempat berdalih jika dia bukan salah satu pelaku. Namun karena terus dicecar pertanyaan yang dijawab berbelit akhirnya petugas menyakini dia adalah komplotan pelaku lainnya. Pada polisi dia mengaku bernama Marudut Hutapea warga Siantar.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Pelaku satu sudah kita amankan beserta barang bukti sebuah mobil Rush dan kita juga telah memeriksa korban. Dan untuk selanjutnya anggota kita saat ini sedang melakukan pengejaran pada pelaku lainnya," ungkapnya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Latihan Paskibra Binjai Dipandu Kodim, Polwan, dan Dispora

Peristiwa

Sambut HUT Indonesia, 63 Personil Paskibra Binjai Atur Formasi

Peristiwa

Edarkan Sabu, Kuli Bangunan Ditangkap Sat Narkoba Polres Binjai

Peristiwa

BNN Kota Binjai Ajak Bikers Jauhi Narkoba

Peristiwa

Empat Pemain Judi Dadu Kopyok Diamankan Sat Reskrim Polres Binjai

Peristiwa

Disdik Binjai Instruksikan Sekolah Awasi Prilaku Siswa