Jelang Idul Adha, Tingginya Kebutuhan Sapi dan Kambing Perlu Diantisipasi

Redaksi - Jumat, 22 Juli 2016 20:56 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Jelang-Idul-Adha--Tingginya-Kebutuhan-Sapi-dan-Kambing-Perlu-Diantisipasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Anggota Komisi IV DPR RI Akmal Pasluddin 

Beritasumut.com-Anggota Komisi IV DPR RI Akmal Pasluddin mendesak pemerintah untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan sapi dan kambing menjelang Hari Raya Idul Adha. Sebab, momen Idul Adha dapat menjadi pembuktian pemerintah kepada masyarakat untuk mendapatkan dua hewan ternak tersebut dengan harga terjangkau. Kemudahan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sapi dan kambing untuk dijadikan qurban, diharapkan dapat sedikit memberi kepuasan kepada kinerja pemerintah.

“Saya sudah memperhatikan, truk-truk pengangkut sapi sudah bergerak dari daerah sentra sapi menuju kota-kota besar terutama Jakarta dan sekitarnya. Namun, untuk pengangkutan antar pulau melalui kapal laut kami belum sempat cek dan akan terus akan kami pantau sebagai pengawasan," jelas Akmal dalam siaran persnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/07/2016).

Diketahui, belum berhasilnya pemerintah dalam mengelola sebaran daging sapi sesuai kebutuhan pada tiap wilayah di Indonesia, memicu gejolak harga daging yang tinggi pada daerah-daerah tertentu terutama Jabotabek.

Akmal menjelaskan kekurangan stok pada daerah padat permintaan, membuat gejolak harga yang berpengaruh pada keresahan secara nasional. “Situasi buruknya manejemen logistik daging telah banyak dimanfaatkan beberapa importir untuk mengklaim bahwa kebutuhan daging dalam negeri kurang sehingga diperlukan impor daging sapi dari luar negeri,” ujar Akmal.

Terkait dengan kebutuhan akan daging kambing, Akmal sangat yakin bahwa pemenuhan kebutuhannya dapat dengan mudah dipenuhi. Namun, tegas Akmal, pemerintah masih harus tetap waspada terhadap segala kemungkinan terutama pada penyakit yang berbahaya yang dapat mengenai kambing-kambing hidup.

Keyakinan Akmal pada pemenuhan kebutuhan kambing sangat berdasar, karena sentra kambing banyak terdapat di Jawa Barat yang mampu memenuhi kebutuhan di tiga provinsi sekaligus yakni Jawa Barat, Banten dan Jakarta. Karena dari jumlah populasi kambing atau domba di Jawa Barat, sebesar 10,6 juta ekor di Jawa Barat, hanya terserap 600 ribu hingga 1 juta ekor saja per tahun. Sedangkan untuk sapi hidup, Akmal memperkirakan, kebutuhan sapi lokal hidup pada saat Iedul Adha dapat mencapai 200 ribu ekor hanya untuk kebutuhan Jabotabek. “Saya berharap, pemerintah menyediakan kebutuhan sapi dan kambing hidup untuk kebutuhan qurban Idul Adha berasal dari peternak lokal. Tinggal masalah memperbaiki manajemen stok dengan distribusi yang baik didukung semua elemen pemerintah dan aparat. Dengan terserapnya sapi lokal untuk qurban, mudah-mudahan para peternak dapat menerima hasil yang layak atas kerja mereka memelihara sapi dan kambing," pungkas Akmal. (BS02)


Tag:
PKS

Berita Terkait

Peristiwa

Pemko Medan Tertibkan PPKS

Peristiwa

Pilkada Jakarta, PKS Resmi Usung Anies Bawesdan-Shohibul Iman

Peristiwa

UPTD Pelayanan Sosial Anak Balita Medan Lepas 40 PPKS Periode 2023-2024

Peristiwa

Pj Gubernur Rayakan HUT ke-76 Provinsi Sumut Bersama PPKS

Peristiwa

Polrestabes Medan Kawal Kegiatan PKS Sapa Anies Baswedan di Lapangan Astaka Pancing

Peristiwa

Nadiem Luncurkan Permendikbud Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan