NasDem Tetap Pilih Proporsional Terbuka dan PT Tujuh Persen

Redaksi - Rabu, 20 Juli 2016 14:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_NasDem-Tetap-Pilih-Proporsional-Terbuka-dan-PT-Tujuh-Persen.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Ketua Umum partai NasDem mengeluarkan sikapnya terkait RUU Pemilu yang akan segera dibahas di DPR. Dalam acara Lunch at DPP yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, setidaknya terdapat dua sikap yang diutarakan Surya Paloh. Pertama, ia menginginkan sistem pemilihan legislatif tetap menggunakan sistem pemilihan proporsional terbuka.“Jangan yang sudah terbuka ini kemudian ditutup kembali. Kalau kata orang Medan bilang sudah mau maju eh mundur lagi,” jelasnya disambut dengan gelak tawa dari peserta yang hadir, Rabu, (20/07/2016).Sistem pemilihan terbuka menurutnya masih menjadi sistem yang ideal. Untuk itu Partai NasDem konsisten mendukungnya meski akhir-akhir ini ada ide untuk menutup kembali. Tidak hanya mendukung, NasDem juga memberikan catatan bahwa sistem proporsional terbuka harus diimbangi dengan penerapan passing grade 20%. Artinya partai mempunyai hak untuk menentukan calon unggulannya pada urutan teratas jika hasil Pemilu menyatakan calon tersebut memperoleh 20% lebih besar dari yang lainnya.Di poin kedua, Surya Paloh menyatakan siap menaikan parlementary threshold dari 3,5% menjadi 7%. Konsekuensi dari hal ini akan mengurangi jumlah partai di parlemen. Namun pengurangan jumlah partai di parlemen ini akan bagus bagi demokrasi karena secara langsung akan menjadi pendidikan politik bagi bangsa ini.“Kita tidak boleh mabok pada era multi partai ini. Dari sepuluh harus menjadi lima partai. Itulah perjuangan politik gagasannya NasDem,” tuturnya.Untuk itu Surya Paloh memberikan perintah kepada Ketua Fraksi Nasdem Viktor Laiskodat dan Ketua Bappilu Enggastiasto Lukita untuk segera menyusun draftnya bersama teman-teman Komisi II.“Ketua Fraksi setelah acara ini harus memikirkan langsung dan Ketua Bappilu karena sudah masuknya RUU dari eksekutif ke legislatif. Nasdem akan tetap,” tegasnya.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Truk Pengangkutan Air Minum Tabrak Pagar UPTD RS Khusus Mata Sumut

Peristiwa

Curi Laptop dan Jam Tangan, Residivis Curat Masuk Bui Lagi

Peristiwa

Buat Beli Narkoba, Maling Gasak Perhiasan dan Laptop di Medan

Peristiwa

Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa

Peristiwa

Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korsel Beri Manfaat Nyata

Peristiwa

PT TSI Gugat Bank Mandiri soal 54 Cek Diduga Palsu, OJK Sumut Diminta Buka Suara