Terkait Kebakaran, Pedagang Dorong DPRD Medan Bentuk Pansus Aksara

Redaksi - Selasa, 19 Juli 2016 20:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Terkait-Kebakaran--Pedagang-Dorong-DPRD-Medan-Bentuk-Pansus-Aksara.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS04
Kebakaran di Aksara Plaza

Beritasumut.com-Pedagang pasar Aksara mendorong DPRD Medan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Aksara terkait kebakaran yang menghanguskan hampir seluruh kios pedagang. Hal ini sekaligus untuk menjawab kecurigaan para pedagang Pasar Aksara.

"Kami mendesak agar DPRD membentuk Pansus. Pansus Aksara Gate yang mengusut kebakaran ini," kata Marsian Purba kepada anggota DPRD Medan Boydo HK Panjaitan di Gedung Dewan, Selasa (19/07/2016). Marsian menyerahkan pernyataan yang meminta DPRD Medan mengusut terbakarnya Pasar Aksara dan Buana Plaza bersama dengan pedagang lain. Permintaan itu ditandatangani bersama oleh parapedagang. Kepada anggota dewan, Marsian Purba menyampaikan kecurigaannya, mengenai unsur dugaan kesengajaan Aksara dibakar. Pemadaman dinilai lambat sehingga api meluluhlantakkan seluruh bagian Pasar Aksara dan Gedung Buana Plaza."Kalau kebakarannya hanya lima jam, mungkin nggak sampai ke lantai III. Tapi, karena kami merasa ada unsur pembiaran dan pemadam kebakaran kurang profesional. Ya diduga ini dibakar dan sengaja dibiarkan," katanya. Dia juga menyampaikan keanehan lainya. Pasar Aksara dan Buana Plaza terbakar setelah kerjasama (MoU) pengelolaan antara Pemko Medan dan pihak ketiga berakhir. Pedagang mengakui, tidak memiliki kekuatan untuk mendorong mengungkap kebakaran Pasar Aksara."Kami tak bisa menyentuh pak. Yang bisa menyentuh adalah lembaga bapak," katanya. Pedagang juga meminta agar DPRD Medan dan Pemko Medan memberi perhatian kepada pedagang. Penanganan cepat, baik lokasi sementara hingga permanen, agar para pedagang bisa mencari nafkah. "Yang kami butuhkan sekarang adalah pekerjaan. Apa itu, ya pembentukan tempat sementara yang layak, kalau ditinggalkan malam tetap aman," katanya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern