Rencana PDAM Tirtanadi Naikkan Tarif Air Timbulkan Pertanyaan Besar Warga Medan

Redaksi - Senin, 18 Juli 2016 20:12 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Rencana-PDAM-Tirtanadi-Naikkan-Tarif-Air-Timbulkan-Pertanyaan-Besar-Warga-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
PDAM Tirtanadi

Beritasumut.com-Sejak kenaikan tarif pada Juni 2013 pelayanan PDAM Tirtanadi tidak mengalami perubahan ke arah yang lebih baik justru berbagai keluhan yang muncul dari pelanggan.Kini, PDAM Tirtanadi kembali berencana menaikkan tarif air. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan besar bagi warga Medan.

"Direksi PDAM Tirtanadi beralasan kenaikan tarif dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan tingginya biaya operasional yang dikeluarkan. Investasi instalasi baru untuk melayani permintaan pasang bagi pelanggan baru juga menjadi alasan kuat PDAM Tirtanadi mengusulkan kenaikan tarif air minum," kata Sekretaris Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Padian Adi Siregar dalam keterangan persnya, Senin (18/07/2016).

Kenaikan tarif dapat mengurai permasalahan yang dikeluhkan konsumen adalah pembohongan publik yang dilakukan PDAM Tirtanadi.Karena kenaikan tarif tahun 2013 juga alasan yang sama yang dikemukakan direksi PDAM Tirtanadi, tetapi yang terjadi kualitas, kuantitas dan keberlanjutan air kepada pelanggan tidak mengalami perubahan.

"Maka, cukup beralasan kenaikan tarif ditunda hingga pelayanan terhadap pelanggan diperbaiki. Bukan tidak mungkin ketika ada komitmen yang baik dari PDAM Tirtanadi, permasalahan pelanggan bisa diatasi tanpa harus menaikkan tarif," jelasnya.

Ada tiga masalah yang harus diatasi PDAM Tirtanadi sebelum menaikkan tarif. Pertama, untuk menekan losses (kehilangan pasokan air) hampir 30 persen pertahun perlu pembenahan mental/tanggungjawab pegawai dan respon cepat penanganan masalah. Lambatnya penanganan yang dilakukan ketika ada pengaduan terkait sambungan pipa bocor bahkan kadangkala terjadi di wilayah tempat tinggal pegawai/petinggi PDAM Tirtanadi menjadi hal penting untuk disikapi.

Serta, buruknya kesadaran pegawai untuk bertanggungjawab terhadap perusahan dan pelanggan ketika terjadi kebocoran sambungan pipa untuk segera diperbaiki merupakan 'pekerjaan rumah' Direksi PDAM Tirtanadi melakukan pembinaan SDM sebelum buru-buru menaikkan tarif.

Kedua, sebutnya, kualitas air yang buruk turut berkontribusi kurangnya pasokan air PDAM Tirtanadi di Kota Medan. Hampir 15 persen perbulan air yang mengalir ke rumah pelanggan terbuang sia-sia tanpa dipergunakan untuk kebutuhan konsumsi. Air yang keruh dan berlumpur mengharuskan pelanggan dua sampai empat hari sekali harus melakukan pembersihan bak/tong air memungkinkan 10-20 liter akan terbuang sia-sia setiap melakukan pembersihan.

"Jadi, ketika kualitas air baik PDAM Tirtanadi dapat melakukan penghematan pasokan air dan mengalihkan ke pelanggan lain atau menambah sambungan pelanggan baru," tambahnya.

Ketiga, lanjut Padian, manajemen penanganan keluhan yang buruk menjadi persoalan klasik PDAM Tirtanadi yang tidak kunjung diperbaiki. Sikap pasif dan lempar bola yang dilakukan 'front liner', seringkali membuat pelanggan frustasi tidak tahu harus mengadukan masalahnya.

"Janji manis yang diucapkan ketika ada pelanggan mengadu, seperti tagihan tidak sesuai, akan segera diselesaikan tetapi seiring waktu tidak pernah tertuntaskan. Seringkali, pegawai PDAM Tirtanadi malah menyalahkan pelanggan terkait permasalahan yang ada. Media pengaduan pelanggan telah berulangkali berganti nomor, tempat bahkan SDM-nya sudah berganti, tetapi penanganan masalahnya masih seperti periode direksi sebelumnya," tegasnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

Warga Secanggang Keluhkan PDAM Tirta Wampu