Beritasumut.com-Kemarahan dan keprihatinan masyarakat melihat kolam ikan yang dibangun tepat di depan kantor Pemerintahan Kota (Pemko) Binjai guna menambah keindahan kota harusnya menjadi masukan. Sayangnya, perhatian tulus dari masyarakat ini malah dianggap sebelah mata oleh pemerintah khususnya dinas terkait (Dinas Kebersihan dan Pertamanan). Sebab, sejauh ini belum ada tindakan dari pemerintah di bawah kepemimpinan H M Idaham SH MSi. Sampai saat ini, kolam dibangun dengan anggaran puluhan juta diambil dari anggaran APBD, tak kunjung diperhatikan dan dibersihkan. “Nanti akan kita koordinasikan dengan dinas terkait ya,” ujar Kabag Humas Pemko Binjai Hendrik Tambunan, ketika dihubilungi via selular, Senin (18/07/2016).Bahkan dirinya menyalahkan warga khususnya orang gila yang membuat kolam tersebut bau pesing dan banyaknya kotoran disana. “Kalau bau pesing dan kotoran itu ulah orang gila,” ungkap dia, terkesan buang badan.Pun begitu, aku dia, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mencari solusi terbaik. Namun, dirinya tidak bisa berjanji apa-apa untuk sementara ini. “Pasti nanti kita koordinasikan. Tapi, tak mungkinkan kita harus jagai kolam itu,” kilahnya.Warga sebelumnya prihati dengan kondisi ini dan berharap pemerintah bisa mengambil tindakan. Karena kolam yang seharusnya menambah keindahan malah jadi efek dan pandangan negatif. Karena terkesan disia-siakan.Kolam ini jadi sarang nyamuk karena kotor dan berbau pesing. Bahkan ada kotoran manusia disekitar kolam yang menambah buruknya keindahan inti Kota Binjai.(BS08)