Warga Lingkungan 8 Kelurahan Aur Keluhkan Rumah Makan Gumarang Buang Sampah Sembarangan

Redaksi - Sabtu, 09 Juli 2016 18:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Warga-Lingkungan-8-Kelurahan-Aur-Keluhkan-Rumah-Makan-Gumarang-Buang-Sampah-Sembarangan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS04
Sampah buangan dari Rumah Makan Gumarang

Beritasumut.com-Warga Jalan Brigjend Katamso Dalam, Lingkungan 8, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun mengeluh dengan bau sampah buangan dari Rumah Makan Gumarang. Menurut warga, rumah makan milik Hasan (65) ini sering membuang sampah berupa isi perut ayam di Gang Kebakaran hingga membuat kawasan ini menimbulkan bau tak sedap.

"Warga berharap pihak Kelurahan Aur dan Kepala Lingkungan 8 Bapak Yahya bisa menegur pengusaha Rumah Makan Gumarang. Karena bau dari sampah rumah makan itu sudah sangat mengganggu warga di sini," ungkap Lindung, Sabtu (09/07/2016).

Lebih jauh Lindung menjelaskan, warga sebenarnya sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada Yahya selaku Kepala Lingkungan setempat. Namun hingga kini belum ada tindakan dari rumah makan untuk membuang sampah di tempat lain. "Kami warga sudah melaporkan hal ini kepada Pak Yahya. Ya mungkin saja beliau sudah menerima sesuatu, sehingga rumah makan itu masih buang sampah juga," terang Lindung.

Selain masalah bau tak sedap, warga sekitar juga meminta agar Gang Kebakaran dibuka kembali. Selama ini, kata Anas warga lainnya, Gang Kebakaran telah ditutup sehingga warga tak bisa melintas di jalan tersebut."Kami berharap Walikota Medan Dzulmi Eldin bisa menyelesaikan masalah ini. Belum lagi, jika ada musibah seperti susah warga di sini susah untuk lari karena gang ditutup," pungkasnya berharap. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Lurah Aur dan Kepling V Beda Pendapat Tentang Bangunan Tembok di Jalan Suprapto

Peristiwa

Dilempar Bom Molotov, Kaca Kantor Polsub Polsek Medan Kota Pecah