Beritasumut.com-Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Badrodin Haiti, menduga ada kaitan pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta dengan kelompok ISIS.“Dari ISIS ada instruksi untuk melakukan aksi teror di seluruh dunia,” kata Jenderal Pol Badrodin Haiti dalam keterangan persnya dilansir dari Tribratanews, Selasa (05/06/2016).
Ia menambahkan, aksi teror seperti yang terjadi di Mapolresta Surakarta, menyebabkan pelaku meninggal dunia, kecil kemungkinan dilakukan oleh orang perorangan.
Kemungkinan kalau aksi seperti ini kecil perorangan. Pasti ada jaringan-jaringan yang lain yang ikut mendukung. Terjadinya aksi teror yang seperti ini walaupun pelakunya hanya satu orang tapi bisa dipastikan ada yang memantau atau ada yang mendukung, mungkin memberikan bantuan-bantuan,” jelasnya.
Sementara itu, terkait ancaman teror serupa yang mengancam markas Polisi lainnya, Jenderal Pol Badrodin Haiti mengakui ada ancaman serangan yang menyasar Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, dan Mapolda Metro Jakarta Raya.“Berlapisnya penjagaan Mako Brimob, pasti agak sulit untuk ditembus. Yang paling rentan adalah pos-pos terdepan,” katanya.
Kasus bom bunuh diri yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB ini sendiri, masih dalam penanganan Polda Jawa Tengah. (BS02)