Gara-gara Sayuran, Handoko Bacok Ibu dan Tetangganya

Redaksi - Senin, 04 Juli 2016 22:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Gara-gara-Sayuran--Handoko-Bacok-Ibu-dan-Tetangganya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS04
Wagiem dirawat di RS Sembiring

Beritasumut.com-Entah apa yang ada dipikiran Handoko, warga Lingkungan III, Gang Madrasah, Kelurahan Delitua, Kecamatan Delitua. Handoko tega melakukan tindakan keji dengan membacok ibu kandungnya sendiri Wagiem (64) serta tetangganya Megawati (34), Senin (04/07/2016).

Informasi yang didapat, awal mula masalahnya cukup sepele. Menurut salah seorang tetangga, Yanto, awalnya Megawati meminta sayuran yang ditanam di depan rumah Handoko. Megawati lebih dulu meminta izin kepada Wagiem, yang tak lain adalah ibu dari Handoko. Melihat Megawati mengambil sayuran, Handoko tiba-tiba marah besar. Meski Megawati sudah menjelaskan jika dia sudah minta izin, namun Handoko tak mau tau.

"Tiba-tiba Handoko mengambil parang dan mencoba membacok Megawati, saat akan mengayunkan parangnya, ibunya datang dan menghalaunya. Jari ibu Wagiem nyaris putus. Bukannya menolong, Handoko juga mengejar Megawati sambil membacok pakai parang. Habis melakukan itu, Handoko langsung kabur," ujar Yanto yang bersama warga lain membawa korban ke RS Sembiring.

Kanit Polsek Delitua Iptu Jonathan Hutagalung membenarkan aksi pembacokan yang dilakukan Handoko. "Kini kedua korban sudah dibawa ke RS Sembiring untuk mendapatkan pertolongan. Sementara Handoko masih dalam pengejaran petugas Polsek Delitua," terang Jonathan Hutagalung.

Sementara itu, Kepala lingkungan III, Kelurahan Delitua, Sukardi mengatakan kelakuan Handoko berubah semenjak di PHK dari pekerjaanya. "Semenjak di PHK Handoko pecandu narkoba jenis sabu. Kalau tidak kena sabu Handoko bawaanya mau marah saja. Bahkan kalau ada orang yang lewat melihatnya, Handoko mengajak berantam sama orang yang lewat," kata Sukardi.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Dua Orang Begal Berkelewang Ditangkap Saat Melintas di Depan Mesjid Raya Medan

Peristiwa

Dua Begal Asal Delitua, Kiki dan Novia Ditangkap Polisi

Peristiwa

Wartawan Radio di Medan Jadi Korban Begal

Peristiwa

Polresta Medan Aktifkan Pos Polisi Tekan Aksi Begal, Ini Lokasinya

Peristiwa

Polsek Medan Area Buru Dua Komplotan Curanmor