Beritasumut.com-Menjelang hari raya Idul Fitri 1437 H, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Kota Binjai, Sumatera Utara, mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai maraknya peredaran uang palsu.
"Kita meminta seluruh masyarakat mewaspadai peredaran uang palsu apalagi menjelang perayaan Idul Fitri 1437 H. Banyak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan moment tersebut," ujar ketua FKPPI Binjai, M Jend Edward Hutabarat kepada wartawan di kediamannya Jalan Tamtama, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Jum'at (01/07/16).
Menurut M. Jend Edward Hutabarat, maraknya peredaran uang palsu di bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1437 H disebabkan meningkatnya transaksi jual beli masyarakat. "Ini yang membuat semakin meningkatnya peredaran uang palsu," kata lelaki yang akrab di sapa bang jend itu.
"Sasaran peredaran biasanya di tempat transaksi jual beli yang cukup padat seperti pasar tradisional, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kios, warung dan pusat perbelanjaan lainnya," tambahnya.
Untuk itu, ketua FKPPI Binjai menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para pedagang agar berhati-hati dan lebih teliti dalam menerima uang dari berbagai transaksi khususnya uang kertas.
"Sebelum menerima transaksi uang, sebaiknya uang tersebut harus diteliti dengan menggunakan rumus 3D (Dilihat, diraba dan diterawang) agar dapat membedakan mana uang yang asli dan palsu," tuturnya.
Dia menambahkan, kepada siapapun yang mencurigai atau menemukan uang palsu dapat segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat agar bisa cepat ditanggulangi dan menangkap pelaku pengedarnya.(BS08)