Beritasumut.com-Disela-sela kunjungan di Kabupaten Madina dalam rangka safari ramdhan Gubus Erry Nuradi mengaku miris dengan perbuatan oknum tak bertanggungjawab menjadikan Madinas sebagai produsen narkoba jenis ganja. “Saya agak miris dengar laporan Danrem, beberapa waktu lalu ditemukan ladang ganja lebih 80 ha,”ujar Erry Nuradi di Madina Jumat (24/06/2016). Lebih jauh lagi, Gubsu juga mengungkapkan laporan Kepala BNN Sumut dimana pernah dilakukan lakukan test urin salah satu sekolah di Madina, ditemukan dari 100 sampel, 50% terindikasi menggunakan narkoba.Dia mengatakan hal itu hendaknya menjadi peringatan bagi semua. “Oleh karena itu, saya berharap alim ulama dan orang tua terus perhatikan anak- anak. Apalagi Madina miliki panjang pantai luas dan hutan lindung yang belum tersentuh yang memugkinkan adanya kegiatan penaman ganja. "Saya berharap anak- anak kita bisa menjadi generasi penerus yang lebih baik dari kita. Jangan sampai mereka rusak, karena kurang perhatian dari kita,” pinta Erry.Disisi lain menurut Erry, Kota Natal memiliki potensi pariwisata karena miliki pantai yang indah. Dia berharap pantai yang indah itu bisa dijaga dan dirawat serta dilindungi dari kegiatan bertentangan dengan ajaran agama. “Saya harap tokoh masyarakat, alim ulama dan pemuda mendukung bupati kita untuk membuat pantai natal menjadi lebih indah,” pinta Gubsu. Gubernur meminta masyarakat bergotong royong membersihkan pantai dan mencegah berdirinya bangunan liar di sempadan pantai."Kalau tidak kita siapa lagi? Bagaimana kita bisa mengangkat lagi Natal, pemerintah membangun infrastruktur, pelabuhan, jalan dan pelabuhan. Namun lingkungan juga dijaga, perlu dukungan ulama dan tokoh masyarakat. Karena kebersihan adalah sebagian dari iman," pungkasnya.(BS03)