Beritasumut.com-10 kontainer merk Hanjin, Tex dan Beason yang berisikan aspal cair import diduga palsu disembunyikan di kompleks pergudangan Mega Trans Centre (MTC) No 9 V, Jalan Medan-Tanjungmorawa, Km 12, Deli Serdang. Kontainer tersebut masuk ke kompleks pergudangan MTC pada Rabu (22/06/2016) malam.
Dari informasi yang didapat, kontainer berisi aspal itu masuk ke Indonesia melalui jalur laut ke Jakarta lalu dibawa ke Medan. Beberapa di antara kontainer tersebut telah dibuka bagian pintunya. Terlihat banyak drum berukuran besar warna hitam berisikan aspal/ter.
Namun, tidak ada yang berada di sekitar lokasi gudang, sehingga tidak bisa dikonfirmasi. Seorang pria keturunan tionghoa menaiki mobil Toyota Fortuner hitam yang kebetulan datang ke lokasi gudang ketika ditanya mengakui tidak tahu."Saya tidak tahu bang. Saya ke sini (MTC) hanya ingin mengecek gudang," aku pria tionghoa berkaca mata tersebut.
Perihal masuknya kontainer bermuatan aspal import tersebut sudah diselidiki Polda Sumut. Kasubdit I/Indag Direktotar (Dit) Reskrimsus Polda Sumut, AKBP Ikhwan Lubis menuturkan, pihaknya hanya melakukan pengecekan kebenaran informasi soal masuknya aspal import tersebut."Kita datang ke TKP hanya untuk mengecek kebenaran informasi itu," aku Ikhwan.
Menurutnya, butuh waktu yang cukup lama untuk membuktikan aspal tersebut palsu atau tidak. Tapi dia meyakini, aspal import itu memiliki dokumen resmi hingga bisa masuk ke Indonesia melalui Jakarta dan sampai di Medan.
"Kalau masuk ke Jakarta sampai ke Medan, berarti kan sudah melewati Bea Cukai. Artinya, itu ada dokumennya. Kalau memastikan asli atau palsu aspal tersebut, kan butuh waktu dan proses yang tidak singkat," pungkas Ikhwan.(BS04)