Beritasumut.com-Meskipun tingkat kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) telah meningkat, namun tetap saja di antara mereka masih ada yang menunjukan sikap yang kurang etis. Seperti yang terlihat di Pasar Murah yang digelar di pelataran Parkir Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan Rabu (22/06/2016). Demi mendapatan gula pasir murah, mereka rela berdesak-desakan hingga keluar dari antrean demi mendapatkan gula yang dibandrol dengan harga Rp 12.000 per kg."Bapak ibu tolong tertib diantrian ya. Jangan dorong-dorong," ujar salah seorang petugas stan meminta agar calon pembeli yang sebahagian besar ASN berkemeja putih untuk sabar diantriannya.Karena melihat kondisi semakin tidak tertib akhirnya petugas stan menutup penjualan gula pasir meskipun stok saat itu masih terlihat ada."Udah capek ngantri enggak dapat juga gulanya. Padahal aku lihat masih ada tadi gulanya. Mungkin petugasnya marah karena enggak tertib tadi. Malah ada yang sudah beli dua kilo kembali lagi beli lagi," ujar Fusuy salah seorang warga yang kecewa tidak kebagian gula pasir.Pantauan wartawan sejak hari pertama digelarnya pasar murah Senin (20/06/2016) hingga hari hari ini stan penjualan gula pasir merupakan stan yang paling ramai dikunjungi. Calon pembeli sudah mengantri sejak stan dibuka. "Iya mau beli juga tapi malas ngantrinya itu. Berdesak-desakan pula,"ujar Normin pegawai di Humas Pimpinan Pemprovsu.(BS03)