Beritasumut.com-Sungguh malang nasib yang menimpa Kristiani (39), warga Lubuk Linggau, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Niat ingin berjumpa dengan suaminya, Ahok, terpaksa ditunda. Pasalnya, di perjalanan mencari suaminya ke Medan, Kristiani dirampok seorang pemuda, saat dia dan 2 anaknya tiba di terminal Pinang Baris, Jalan TB Simatupang Medan, pada Sabtu (18/06/2016).
"Pas sampai di terminal Pinang Baris, aku sama anakku duduk-duduk hilangkan capek. Cuma sebentar, kucari-cari dompet dan Hand Phoneku tak ada. Entah bagaimana caranya bisa hilang aku gak ngerti. Memang waktu kami duduk di pelataran terminal pinang baris itu laki-laki mendekati aku. Tapi habis itu dia cepat-cepat pergi," terang Kristiani kepada beritasumut.com di Polsek Sunggal, Minggu (19/06/2016).
Menyadari dirinya dirampok, wanita ini dibantu warga setempat, segera mendatangi kantor Kepolisian Sektor (Polsek Sunggal). Kristiani dan dua anaknya yang masih berusia 8 tahun dan 18 bulan, terlihat sedih dan putus asa. Dirinya bingung, ingin menghubungi suaminya Ahok, namun HP dan dompetnya sudah tidak ada lagi di dalam tas sandangnya.
"Dompetku isinya uang Rp 250 Ribu, dek. Uang itu ongkosku mau cari suamiku yang kerja di Medan," terang Kristiani lagi. Dihadapan petugas Polsek Sunggal, dia menceritakan kronologi peristiwa yang dialaminya di terminal pinang baris.
Saat ini, Kristiani hanya bisa menunggu di kantor Polsek sunggal untuk mengetahui perkembangan pencarian petugas terhadap Ahok, suami Kristiani. Sebab sejak Hpnya dirampok, wanita tersebut kehilangan kontak dengan suaminya. Terakhir, Ahok menghubunginya sewaktu Kristiani dan dua anaknya masih di Jambi, saat menaiki bus Antar Lintas Sumatera (ALS).
Dia berharap, pemberitaan ini dapat membuat suaminya Ahok dapat mengetaui keberadaan Kristiani dan kedua anaknya di Polsek Sunggal. "Bang, tolong jemput kami disini," pinta Kristiani sambil menangis. (BS04)