Beritasumut.com-Elfian, pedagang mie kuning di Ramadhan Fair, Medan, yang ditemukan mengandung formalin mengaku tidak tahu menahu tentang asal muasal pembuatan mie itu. Dirinya mengatakan hanya membeli mie tersebut di pasar Bakti, Medan, lalu dijualnya di Ramadhan Fair untuk kuliner bakso.
"Saya nggak tahu apa-apa. Setiap tahun saya berjualan di sini, tapi baru kali ini ada masalah," ungkapnya di sela-sela aktifitas dagangnya.
Selain itu, Elfian yang setiap biasanya berjualan di kawasan Jermal tersebut mengaku tidak ada dampak yang terjadi atas temuan dari BKP kemarin, pada jualannya. Namun dirinya saat ini sudah mengganti mie kuning dagangannya dengan rebusan mie instant.
"Saya harap pemerintah bisa melihat saya hanya sebagai korban, telusurilah di mana sumber pembuatan mie formalin itu. Saya hanya ingin dapat terus berjualan di sini," harapnya.(BS04)