Hati-hati, Mie Diduga Mengandung Formalin Beredar di Ramadhan Fair

Redaksi - Selasa, 14 Juni 2016 20:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Hati-hati--Mie-Diduga-Mengandung-Formalin-Beredar-di-Ramadhan-Fair.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Ramadhan Fairs dipadati pengunjung

Beritasumut.com-Bagi Anda yang mengunjungi Ramadhan Fair di Medan untuk berhati-hati memilih menu makanan. Pasalnya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan menemukan mie kuning diduga mengandung formalin. Ini merupakan temuan kedua, setelah sebelumnya juga ditemukan bakso yang mengandung boraks di dua stand arena Ramadhan Fair.

"Dari hasil pemeriksaan kasat mata yang kita lakukan, diduga ada mie kuning mengandung formalin di satu stand," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Medan, Emilia, kepada wartawan, Selasa (14/06/2016) sore di arena tersebut.

Namun, untuk memastikan apakah temuan itu positif mengandung formalin atau tidak, ujar Emilia, pihaknya masih akan melakukan pengujian laoratorium supaya dapat mengetahui berapa banyak kadar formalin yang dikandungnya. "Saya belum bisa pastikan apakah mengandung formalin, karena perlu pengujian di laboraorium. Besok hasilnya pasti saya beritahukan," katanya.

Pihaknya, sambung Emilia, tetap melakukan pemeriksaan dengan mengambil sample secara acak setiap hari, termasuk apakah ada yang mengandung boraks, siklamat dan rodhamin serta methanil yellow. "Saat ini kita juga sudah membuat dua tim. Satu tim mengambil sample dan satu tim melakukan pemeriksaan di mobil laboratorium," sebutnya.

Ketika disinggung apakah BKP melakukan pemeriksaan setiap hari, namun BBPOM justru menemukan adanya bakso mengandung boraks. Emilia beralasan, saat itu mereka melakukan pemeriksaan tetapi dengan mengambil sample secara acak. Selain itu sample yang diambil tidak sama dengan BBPOM, serta hasil pemeriksaan dari sample yang dilakukan pihaknya hasilnya negatif. Meskipun begitu, pihaknya juga diakui Emilia, tetap berkordinasi dengan BBPOM. "Tapi, kenapa langsung di ekspos ke media," katanya.

Dengan ditemukan dugaan mi kuning mengandung formalin, sebutnya lagi, pihaknya akan melakukan pembinaan sampai dapat berapa kadarnya, berapa kuantitatifnya. Juga akan ditelusuri di mana dibeli sampai kehulunya dan akan kerjasama dengan aparat kalau hasilnya betul-betul positif mengandung formalin. (BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

DPRD Medan Minta Pengawasan Makanan Jangan Bersifat Musiman

Peristiwa

Rayakan Lebaran, Waspadai Makanan Nikmat Tapi Tak Sehat

Peristiwa

Kepala BBPOM : Tersangka Pembuat Injeksi Palsu Hingga Sekarang Masih DPO

Peristiwa

Pemko Binjai Sidak Sejumlah Pusat Perbelanjaan dari Makanan Tak Layak

Peristiwa

Pemkab Karo Peringati HANI 2016

Peristiwa

Peringati HANI 2016, BNN Buka Stand di Ramadhan Fair Deli Serdang