Satpol PP Over Acting, Mendagri Minta Petugas Bersikap Lebih Simpatik

Redaksi - Minggu, 12 Juni 2016 20:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Satpol-PP-Over-Acting--Mendagri-Minta-Petugas-Bersikap-Lebih-Simpatik-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Satpol PP saat melakukan apel

Beritasumut.com-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyesalkan kasus razia warung makanan oleh petugas Satpol PP saat bulan Ramadhan di Kabupaten Serang, Banten belum lama ini. Sikap tersebut dinilai ‘over acting’ sehingga malah menimbulkan ketidaksimpatisan warga.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, telah meminta direktur Satpol di jajaran Kemendagri untuk meninjau lokasi Serang. Selain itu juga untuk menegur dan mengingatkan jajaran satpol PP di sana agar tidak arogan dan mengedepankan penyuluhan.

“Ini juga untuk mengigatkan seluruh jajaran Satpol PP di Indonesia supaya introspeksi diri. Dalam bertugas tidak arogan, kedepankan penyuluhan,” kata Tjahjo, Minggu (12/06/2016) dilansir dari laman resmi kemendagri.go.id.

Menurut dia, dalam melaksanakan keputusan/instruksi kepala daerah dan mengamankan peraturan daerah (perda) petugas Satpol PP harus bersikap simpatik dengan melakukan penyuluhan terlebih dahulu. Bukannya, ‘over acting’ sehingga warga justru merasa terintimidasi.

Kemudian, terkait warung makan yang tetap buka/berjualan di siang hari saat puasa, sebaiknya Satpol PP mengingatkan dulu. “Contohnya, bagian depan warung ditutup tirai, atau pintunya saja dibuka. Kita wajib saling menghormati, begitu juga yang tak puasa. Pengendalian diri itu penting” ujar dia.

Tjahjo menambahkan, tugas Satpol PP memang sebagai pelaksana perda dan instruksi/keputusan kepala daerah. Namun bukan berarti harus bersikap arogan dalam menertibkan masyarakat. Sebagai pembina Satpol PP, Mendagri ingatkan petugas harus bersikap bijak dan manusiawi.

“Sejak Tahun 2015, saya sebagai pembina Satpol PP minta supaya tugas para petugas ini mengendepankan simpatik dan mengutamakan penyuluhan. Jangan ‘sok berkuasa’. Masyarakat di daerah harus ditertibkan secara manusiawi,” kata Mendagri.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern