Kanit Lantas Polsek Sunggal Diduga Dianiaya Oknum Berpangkat Mayor

Redaksi - Minggu, 12 Juni 2016 14:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Kanit-Lantas-Polsek-Sunggal-Diduga-Dianiaya-Oknum-Berpangkat-Mayor.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com-Kanit Lantas Polsekta Sunggal AKP Luhut B Sihombing dan anggota Sat Shabara Polresta Medan Aiptu Rudi terpaksa dilarikan ke RS Bina Kasih guna mendapat perawatan medis, Sabtu (11/06/2016) malam kemarin. Pasalnya, kedua personel polisi ini diduga dianiaya seorang oknum perwira TNI Mayor RD dan istrinya AKP Neneng yang disebut-sebut merupakan Kanit Binmas Polsek Percut Seituan.Diketahui, akibat kejadian tersebut, AKP Luhut mengalami luka di bagian dahi dan luka di kelopak mata kiri. Sementara, Aiptu Rudi mengalami luka di bibir. Disebut-sebut, penganiayaan itu dilakukan saat kedua polisi lalulintas (Polantas) itu sedang melakukan penindakan.Informasi diperoleh, penganiayaan yang dialami kedua personel polisi ini terjadi pada Sabtu (11/06/2016) petang kemarin, saat keduanya tengah menjaga arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, persisnya di persimpangan Kampung Lalang. Tak lama kemudian, salah seorang pengemudi mobil Avanza menerobos lampu merah hingga akhirnya diberhentikan oleh Aiptu Rudi yang tengah berjaga.Singkat cerita, tak lama sang pengemudi mobil diberhentikan, kemudian ia mencoba kabur dan akhirnya berhasil ditangkap di Jalan TB Simatupang tak jauh dari terminal Pinang Baris. Saat dilakukan penggeledahan, didapat dari dalam mobil satu unit sepeda motor Yamaha Mio. Saat diminta surat-surat kendaraan tersebut, sang pengemudi tak dapat menunjukkan dan selanjutnya menghubungi Mayor Ridan yang kemudian meminta tolong kepada Aiptu Rudi lewat sambungan telepon.Usai berbincang via selular, lantas sang pengemudi memberikan uang Rp150 ribu untuk ucapan terimakasih. Namun, berselang beberapa saat kemudian, Mayor Ridan datang bersama istrinya AKP Neneng ke Pos Lantas Kampung Lalang, di situ AKP Neneng tak terima dan kecewa kepada Aiptu Rudi yang menerima uang saudaranya tersebut.Alhasil, seketika Mayor Ridan menganiaya Aiptu Rudi dengan cara memukul tepat di bagian wajah. Melihat itu, Kanit Lantas Polsekta Sunggal AKP Luhut B Sihombing mencoba menanyakan dan melerai keributan itu. Bukan perdamaian yang di dapat, AKP Neneng malah melempar AKP Luhut dengan menggunakan batu hingga mengenai wajah AKP Luhut.Hingga akhirnya, AKP Luhut dan Aiptu Rudi dilarikan ke RS Bina Kasih guna mendapat perawatan medis. Sementara, AKP Neneng dan suaminya berhasil diamankan anggota Sat Shabara Polsekta Sunggal menuju mako Polsekta Sunggal.Ketika dikonfirmasi via selular, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto membenarkan kejadian tersebut. "Saat ini, sedang dilakukan penyelidikan terkait kejadian itu," ujar Mardiaz.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Karyawan Warkop Ditangkap Polisi

Peristiwa

Laporan Kasus Penganiayaan di Polsek Medan Baru Jalan di Tempat, Penyidik : Secepatnya Dituntaskan

Peristiwa

Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan

Peristiwa

Polisi Ekshumasi Jenazah Ardiansyah di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang

Peristiwa

TMII Usut Dugaan Sekuriti Keroyok Pedagang Asongan Masuk Tak Bayar Tiket

Peristiwa

Penganiayaan Anak-Anak di Tembung, Dua Orang Meninggal, Satu Kritis