Beritasumut.com-Adi (11) bocah penderita gizi buruk mengaku diterlantarkan oleh pamannya bernama Koko di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan yangsempat dirawat di RS Bhayangkara Medan berasal dari Medan Marelan.
Menurut Adi, ibunya bernama Evi dan ayahnya bernama Ucok. Untuk permasalahan gizi buruk ini, Bupati Deli Serdang setiap saat memerintahkan dan mengingatkan semua SKPD maupun camat untuk tanggap dalam mengantisipasi setiap permasalahan yang terjadi di wilayah kerjanya, termasuk permasalahan kesehatan dan masalah lainnya.
Untuk masalah Adi yang mengalami gizi buruk dan dirawat di RSUD Deli Serdang, meskipun bukan warga Deli Serdang, tetapi Bupati H Ashari Tambunan memerintahkan Direktur RSUD Deli Serdang dr H Isnainy Dakhry untuk tetap merawat Adi, seperti pasien lainnya.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Deli Serdang Drs Haris Binar Ginting, Sabtu (11/6/2016). Menurut Haris, kondisi Adi sudah mulai membaik dan berharap agar keluarga Adi dapat menjenguknya.
Kadis Infokom menyesalkan pemberitaan tentang Adi yang bergizi buruk tidak dikonfirmasi terlebih dahulu, sehingga terjadi kesalahan infomasi yang setelah dicek ternyata Adi bukan warga Deli Serdang. (BS05)