Beritasumut.com-Adi (11) penderita gizi buruk yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang belum pernah sama sekali dijenguk keluarganya.
Direktur RSUD Deli Serdang, dr H Isnaini Dakhry mengungkapkan, berdasarkan pengakuan Adi bahwa ayahnya bernama Ucok dan ibunya bernama Evi. Ibunya saat ini sedang bekerja sebagai TKI di Malaysia. Adi mengungkapkan, selama ibunya pergi ke Malaysia, ayahnya menitipkan Adi ke pamannya.
"Selama dirawat di rumah sakit, Adi tidak ada dikunjungi sama keluarganya," jelas Isnaini, Sabtu (11/6/2016). Isnaini pun berharap agar pihak kepolisian segera dapat mengungkap diduga pelaku kekerasan terhadap Adi dan menemukan orangtuanya. Sebab, berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen, Adi juga menderita radang paru-paru.
Ketika ditanya apakah ditubuh Adi ada ditemukan tanda-tanda kekerasan, Isnaini menjelaskan jika berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bekas luka dibagian kepala belakang yang diduga disebabkan hantaman benda tumpul. Tidak hanya itu, kedua tangan dan kaki bocah malang itu juga ditemukan bekas luka sundutan api rokok.
Melihat bekas luka ditubuhnya, Adi diduga adalah korban kekerasan. "Dari bekas luka yang ditemukan di bagian kepala belakang dan kedua tangan dan kakinya, Adi diduga korban kekerasan," ujarnya. (BS05)