Beritasumut.com-Ratu Ban, bengkel dan penjual sparepart mobil di Jalan SM Raja, Medan, Kelurahan Kota Matsum III, Kecamatan Medan Kota, ludes dilalap si jago merah, Kamis (09/06/2016) dini hari, sekira pukul 01.30 WIB.Informasi yang dihimpun menyebutkan, asal api pertama muncul dari dalam tempat penyimpanan ban. Karena banyaknya barang-barang yang mudah terbakar, api pun dengan cepat langsung membakar seluruh bagian bangunan. "Awalnya ada asap tebal, tapi apinya nggak kelihatan. Tapi setelah kuperjelas, ternyata asal asapnya dari sudut sebelah kanan bawah bangunan itu," sebut Agus, yang berjualan tak jauh dari lokasi kebakaran.Mengetahui bengkel ban milik Darwin (45), warga Jalan Sutomo, Kecamatan Medan Timur itu terbakar, warga sekitar pun langsung bergerak cepat memadamkan api dengan peralatan seadanya. "Tiba-tiba saja kejadiannya. Awalnya enggak ada tanda-tanda. Pas kami lagi duduk di samping bengkel itu warga lain langsung berteriak kebakaran," terang Rudi (28), salah seorang warga sekitar.Sekira 30 menit kemudian, petugas Dinas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran (P2K) Kota Medan turun ke lokasi. Sedikitnya 12 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diturunkan untuk memadamkan api yang sudah menjalar ke lantai 2 gedung itu. Untungnya tak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun dua unit sepeda motor, masing-masing Honda, Prima BK 3618 FV, Honda Supra X 2648 XT dan mobil pick-up BK 8474 DT dan mobil Kijang Jumbo BK 1710 NN ludes terbakar."Apinya sudah padamnya dek, untuk penyebab kita belum mengetahuinya secara pasti. Namun kondisinya bangunannya kini sudah hangus terbakar. Enggak korban jiwa dek. Namun pemilik bengkel itu mengalami kerugian hingga miliaran rupiah," ungkap Kepling 5, Kelurahan Kota Matsum III, Ianoka.Darwin si pemilik bengkel terlihat syok. "Nggak tau dari mana apinya," jawab Darwin pelan.Sementara, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu yang datang ke lokasi, mengaku belum bisa mengetahui penyebab kebakaran tersebut. "Belum kita ketahui asal apinya, tetapi tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kita masih akan melakukan penyelidikan," katanya singkat.(BS04)