Ngaku Jadi Petugas BNN, Ahmad Taufik Babak Belur Dihajar Warga

Redaksi - Rabu, 08 Juni 2016 21:26 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Ngaku-Jadi-Petugas-BNN--Ahmad-Taufik-Babak-Belur-Dihajar-Warga.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ilustrasi
Dihajar warga

Beritasumut.com-Bukannya berbuat baik di saat bulan Ramadhan, Ahmad Taufik (28) justru melakukan hal sebaiknya. Warga Jalan Tembung, Pasar VII, Kecamatan Percut Seituan ini malah nekat mengaku sebagai petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dari informasi yang didapat, Ahmad bersama empat rekannya yang diketahui bermarga Sitepu, Siagian, David, dan Sinaga dengan mengendarai mobil Kijang Kapsul warna hitam, BK 1481 BP dan mengendarai dua sepeda motor Honda Supra X warna kuning 4319 SS dan Yamaha Mio 125 warna hitam BK 170 AFW melintas di Jalan Gagak Raya, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Percut Seituan.

Diketahui, pelaku yang melintas di lokasi kejadian hendak menangkap warga bernama Edi (30), petugas jaga malam yang diduga menggunakan narkoba. Saat hendak melakukan penangkapan itu, Ahmad mengaku sebagai petugas BNN. Akan tetapi korban yang merasa tidak pernah menggunakan narkoba langsung berteriak minta tolong ke arah warga.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengerumuni para pelaku. Karena warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku langsung menangkap dan menghajarnya hingga babak belur. Namun empat rekan pelaku lainnya berhasil melarikan diri."Jadi dia ini mau menangkap warga kami yang menggunakan narkoba mengaku sebagai anggota BNN. Akan tetapi kami yang sudah curiga dengan pelaku karena memiliki tato langsung menangkapnya. Sementara temannya berhasil melarikan diri," terang Kepala Lingkungan V, Idris, Rabu (08/06/2016).

Karena para pelaku sudah sangat meresahkan, akhirnya warga menyerahkan ke Polsek Percut Seituan untuk dilakukan pemeriksaan."Pas kami tangkap para pelaku berhasil melarikan diri. Tetapi kendaraan yang dikendarai mereka berhasil kami tahan dan kini sudah diserahkan ke Polsek Percut Seituan," ujar Idris.

Sementara itu, Ahmad Taufik, mengaku hanya ikut bersama rekannya bernama Sitepu untuk membawa warga untuk direhab."Enggak ada aku ngaku petugas BNN bang. Aku hanya ikut pak Sitepu menjumpai warga yang akan direhab," kilahnya dengan kondisi wajah berlumuran darah.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Lesman Zendrato, menuturkan pelaku sudah diamankan dan kini tengah dilakukan pemeriksaan penyidik."Sudah kita amankan pelakunya. Namun belum kita ketahui apakah benar anggota BNN atau tidak. Saat ini kasusnya masih diselidiki," pungkasnya.(BS04)


Tag:
BNN

Berita Terkait

Peristiwa

Wakil Walikota Binjai Terima Audiensi dengan BNN, Bahas Sinergitas Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkotika

Peristiwa

Pemko Binjai dan BNN Kota Binjai Tandatangani MoU P4GN

Peristiwa

MoU dengan BNNK, Pj Bupati : Wujudkan Langkat Zero Narkoba

Peristiwa

BBNK Deli Serdang Teken MoU dengan YIHLP, Kombes Endang Hermawan : Berantas Narkotika di Masyarakat

Peristiwa

Terkait Kos-Kosan Didugas Markas Narkoba, Kepala BNNP Sumut: Segera Kita Selidiki

Peristiwa

Polda Sumut dan BNNP Kerja Sama Pemberantasan Narkoba