Beritasumut.com-Bulan Ramadan tahun ini sudah banyak anak-anak dan remaja bermain petasan. Seperti yang dialami Dian Pradana (14) warga Jalan Dalu X B Desa Dalu X B Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Siswa Kelas VII SMP Wirajaya, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa ini mata sebelah kanannya terkena petasan, Selasa (31/5/2016) lalu. Sehingga harus dilarikan ke Klinik terdekat sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang untuk mendapatkan pertolongan.
Petasan itu dibuatnya dari bahan jari-jari sepeda motor dengan cara memainkannya dicampurkan dengan mesiu korek api. Namun, saat hendak digunakan, petasan buatannya tidak menyala, sehingga digosokkannya ujung petasan yang sudah diisi mesiu. Akibatnya, petasan tiba-tiba meledak dan mengenai mata bagian kanan.
Kakak Dian, Indah (25) mengatakan kejadian nahas itu terjadi pada Selasa lalu pukul 17.00 WIB. Saat itu anak keempat dari lima bersaudara ini bermain petasan buatannya itu di depan rumah. "Jadi ditokok-tokoknya gak bunyi-bunyi. Itulah dikorek-koreknya baru meledak petasannya. Jadi mata kanannya yang kena. Macam buta gitu jadinya, karena gak bisa melihat yang kanan, hanya bisa nampak cahaya aja dia," ujarnya saat ditemui di ruang Kenanga 01 RSUD Deli Serdang, Lubuk Pakam, Selasa (7/6/2016).
Awalnya, lanjut Indah, pihak keluarganya sempat membawa Dian ke bidan dan klinik dokter yang ada di desanya. Namun saat itu mereka disarankan untuk membawa Dian ke RSUD Deli Serdang. "Klinik gak sanggup. Ini operasi sudah selesai pada hari Kamis lalu. Sekarang belum tau ini kapan akan pulang. Masih ditangani dokter spesialis mata," ujar Indah. (BS05)