Beritasumut.com-Tenang Tarigan (43) tewas dengan luka robek menganga di kening dan tubuhnya. Bacokan kelewang tak hanya mendarat di bagian vitalnya saja, namun memutuskan jari-jari tangannya. Korban pembunuhan ini disemayamkan keluaganya di kediamannya, di Dusun Bangun Mulia, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (05/06/2016).
Menurut informasi yang dihimpun, pembunuhan ini dilatarbelakangi adanya aksi pengutipan dana yang dilakukan Tenang Tarigan dengan mengatasnamakan SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Desa Tanjung Gunung, Langkat. Pengutipan uang ini ternyata menimbulkan pertanyaan bagi Carana Surbakti (23), warga Dusun Batu Burbar, Kecamatan Sei Bingai, Langkat.
Carana yang diduga sebagai pelaku tunggal, pada saat kejadian langsung mendatangi korban guna mempertanyakan ke mana uang hasil pengutipan yang dilakukan korban. Mereka bertemu di salah satu warung tuak milik Baktiar Ginting (39) di Dusun Sumber Karya, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, pada Sabtu (05/06/2016) malam. Tak disangka, perkataan dari Carana membuat Tenang naik pitam.
Mereka sempat terlibat adu mulut dan saling jotos. Warga yang melihat berusaha melerai, sementara pelaku diusir dari warung tuak. Namun ternyata kepergian pelaku tidak meredam marahnya. Pelaku memang pulang ke rumah, tapi untuk mengambil sebilah kelewang. Sekembalinya pelaku ke warung tuak, tanpa basa-basi dia langsung mengacungkan kelewang ke arah korban. Dengan membabi buta, pelaku melampiaskan emosinya. Korban seketika roboh bersimbah darah, beberapa bagian tubuhnya terburai. Setelah puas menghajar korban, Carana langsung kabur meninggalkan Tenang.
Melihat korban dalam kondisi kritis, warga segera membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Kesrem, namun nyawanya tak tertolong lagi. Petugas kepolisian dari Polsek Sei Bingai, Langkat, yang mendapatkan laporan pembunuhan ini segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di TKP petugas memintai keterangan para saksi dan mengamankan barang bukti.
Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu Sik Msi melalui Kapolsek Sei Bingai AKL L Pasaribu, yang dihubungi via selular mengatakan, "Hingga kini, pelaku belum ditemukan. Kita masih terus melakukan pemburuan," terangnya.
Dalam pencarian pelaku, pihak kepolisian Polsek Sei Bingai langsung dibantu Sat Reskrim Polres Binjai dipimpin oleh Kanit Jatanras Ipda Tono Lestianto. "Beberapa petugas juga turun dari Polres, guna membantu mencari pelaku," katanya lagi.
Sementara itu, Kanit Jatanras Ipda Tono Lestianto mengaku, pencarian pelaku sudah dimulai sejak malam kejadian hingga kini. "Pelaku belum juga kita temukan. Dari tadi malam sudah kita kejar sesaat setelah peristiwa," tandasnya. (BS08)