Beritasumut.com-Sekretaris Komisi D DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak mengaku prihatin masih tingginya frekuensi kebakaran di Kota Medan yakni 93 kali kasus kebakaran sejak Januari 2016. Parahnya lagi, penetapan pagu anggaran di Dinas Pencegahan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan selalu dianaktirikan. Terbukti peralatan mobil pemadam kebakaran (sky lift) dan peralatan canggih lainnya tidak dimiliki. “Bagaimana mungkin pelayanan maksimal jika peralatan itu tidak dimiliki. Kita prihatin dengan kondisi Dinas P2K kurang perhatian Walikota Medan,” ujar Paul Mei Simanjuntak kepada wartawan, di Medan, Rabu (01/06/2016).Menurut Paul, seharusnya Dinas P2K memiliki perlengkapan canggih dan Sumber Daya Manusia (SDM) serta sarana dan prasarana di Dinas P2K harus menjadi prioritas. Dinas ini kan menjalankan kegiatan sosial untuk kepentingan semua pihak. Tentu segala sesuatunya harus diperhatikanmnya peralatan Dinas P2K.(BS03)