Prajurit Marinir dan Warga Menulis Bareng Al-Qur’an Selama 20 Menit

Redaksi - Rabu, 01 Juni 2016 13:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Prajurit-Marinir-dan-Warga-Menulis-Bareng-Al-Qur-an-Selama-20-Menit.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Marinir bersama warga menulis ayat-ayat Al Quran.

Beritasumut.com-Sebanyak 1.809 orang personil Marinir Angkatan Laut hari ini melakukan penulisan Mushaf Al-Qur’an serentak dalam jangka waktu 20 menit. Acara penulisan Al-Qur’an ini dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadhan.Sebanyak 1.809 prajurit Marinir Brigade Infantri III di Pulau Sumatera hari ini melaksanakan penulisan Mushaf Al-Qur’an bersama selama 20 menit. Penulisan Al-Qur’an ini dilakukan serentak di lima Batalyon Marinir di Pulau Sumaetra. Salah satunya adalah Batalyon 8 Marinir di Kabupaten Langkat.Penulisan Al-Qur’an massal ini dimulai pada jam 9 pagi tadi bersama sama di Mesjid Batalyon 8 Marinir Kabupaten Langkat. Penulisan dalam jangka waktu 20 menit ini mampu menyelesaikan penulisan 3 Mushaf atau 3 set Al-Qur’an.Komandan Batalion Marinir 8 Tangkahan Lagan, Kabupaten Langkat, Letkol Marinir I Gede Edi Supriadi, menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk mencipatkan prajurit Marinir yang lebih humanis dan religius. “Kegiatan ini, kita laksanakan guna untuk menjadikan dan menciptakan prajurit prajurit yang lebih humanis dan relegius,” ujarnya, Rabu (01/06/2016).Sebab kegiatan ini selain dilakukan oleh prajurit Marinir juga melibatkan warga masyarakt sekitar Batalyon Marinir. Selain itu kegiatan ini juga dilakukan dalam rngka menyambut datangnya buan suci Ramadhan mendatang. Rencananya, tiga Mazhab Al-Quran yang selesai ditulis nantnya akan dijadikan satu dan akan dipergunakan selama buan suci Ramadhan.(BS08)


Tag:

Berita Terkait