Dianiaya Satpol PP, Pengamen Ini Terpaksa Mengadu ke Poldasu

Redaksi - Selasa, 31 Mei 2016 18:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052016/beritasumut_Mengaku-Dianiaya-Satpol-PP--Pengamen-Ini-Terpaksa-Mengadu-ke-Poldasu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS04
Farid, pengamen yang mengaku dianiaya

Beritasumut.com-Farid, seorang pengamen yang mengaku dianiaya oleh Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) di perempatan Jalan Juanda pada Rabu (25/05/2016), terpaksa membuat pengaduan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), Selasa (31/05/2016). Sebabnya, pengaduan Farid tidak diterima oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan dengan alasan tidak ada saksi dalam peristiwa itu.

Farid yang ditemani ibunya, akhirnya diterima petugas Poldasu, Bripka Gomgom Tampubolon. Laporan penganiayaannya akhirnya dicatat dengan nomor laporan STPLP/764/V/2016/SPKT"III". Saat dimintai keterangan, Farid mengaku kalau dirinya disiksa oleh salah petugas Satpol PP.

"Aku disiksa petugas Satpol PP yang bernama Samosir. Aku disuruh membersihkan kamar mandi, tapi disitu aku ditendangi dan digebuki petugas Satpol PP yang bernama Samosir dan kawan-kawannya, Pak. Orang itu memangkas rambutku acak-acakkan," terang Farid kepada petugas di Poldasu.

Saat dikonfirmasi, Bripka Gomgom Tampubolon membenarkan ada seorang pengamen bernama Farid melaporkan petugas Satpol PP yang melakukan penganiayaan. Menurut keterangan korban, dia adalah salah satu dari banyak pengamen yang diamankan petugas Satpol PP di perempatan Jalan Juanda pada Rabu (25/05/2016).

Menurut Ibu Farid, ketika diamankan, Farid selalu dianiaya petugas Satpol PP bernama Samosir dan rekan-rekannya. Merasa sakit diperlakukan demikian, Farid dan ibunya memberanikan diri melapor ke kantor polisi. Ibu Farid berharap petugas Poldasu bisa segera memproses hukum petugas Satpol PP yang menganiaya anaknya.

"Jangan sementang kami orang susah, sesuka hati Satpol PP aja memukuli anak saya. Sekarang kepala Farid sakit gara-gara dipukuli terus sama petugas Satpol PP," ujar Ibu Korban. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pria Ini Ditangkap Karena Paksa Perempuan 93 Tahun Mengemis

Peristiwa

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa