Beritasumut.com-Selamet (28) warga Jalan tani Asli, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal bisa dibilang sebagai anak durhaka. Dia tega melakukan penganiayaan dan berkata kotor terhadap kedua orangtuanya, Yani Nasution ( 47) dan Hery Irlansyah (48). Tak tahan dengan ulah sang anak, keduanya melaporkan anak yang dikandungnya ke Polsek Sunggal, Minggu (29/5/2016).
Menurut Yani, ibunda Selamet, puncak kemarahan kepada anaknya terjadi pada Jumat (27/05/2016) kemarin. Sebabnya, anak Selamet yang juga cucunya yang masih berusia 2 bulan dibawa ke rumah sakit karena sakit. Tak terima anaknya dibawa neneknya berobat, Selamet nekat menghajar kedua orangtuanya dengan batu.
"Apa yang dilakukan anak saya itu sebenarnya sudah sering terjadi. Sebelumnya, kami memang mau membuat pengaduan ke Polsek Sunggal. Tapi kami tahan dulu. Kami kira Selamet bisa berubah dan meminta maaf sama kami, ternyata harapan kami meleset. Malah dia makin sering Selamet menganiaya kami orang tuanya sendiri," ujar Yani didampingi suaminya.
Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal yang menerima laporan pengaduan tersebut, mengarahkan Yani dan suaminya untuk membuat visum terlebih dahulu ke rumah sakit. "Mungkin Senin (30/5/2016) besok, Kami kembali ke Polsek Sunggal," ujar Yani.
Sebelum meninggalkan Polsek Sunggal, Yani menambahkan, anaknya selama menikah dengan istrinya hampir 2 tahun tidak memiliki pekerjaan yang tetap. Perilaku Selamet, lanjut Yani, berubah saat anaknya mengenal narkoba.
"Jadi Selamet dan istrinya tinggal sama kami. Makannya pun dari kami juga yang menanggung. Selamet berubah dari umur 19 tahun. Sejak tamat SMA, Selamet sudah kecanduan narkoba. Semenjak itu dia jadi brutal. Kami berharap petugas Polsek Sunggal bisa menangkap Selamet secepatnya," harap Yani. (BS04)