Beritasumut.com-Universitas Negeri Medan (Unimed) melalui Fakultas Sosial bersama Aliansi Sumut Bersatu (ASB) meluncurkan kurikulum untuk agama leluhur Parmalim dan Ugamo Bangsa Batak yang dapat digunakan dalam pendidikan agama di sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan mengundang beberapa guru dari sekolah-sekolah di Kota Medan, di Hotel Grand Antares, Jumat (27/05/2016).Wakil Dekan (WD) II Fakultas Sosial Unimed Drs Flores Tanjung MA, yang turut menyusun kurikulum, mengatakan, penyusunan ini dilakukan karena hingga saat ini penganut agama leluhur di sekolah masih diharuskan mengikuti pelajaran agama lain selain agama leluhur. "Karena nilai pelajaran agama ditentukan langsung oleh sekolah," ujarnya.Flores juga menambahkan kurikulum yang sudah disusun masih akan menerima masukan dari pihak-pihak lain, terutama dari para pengajar, sehingga bisa jadi kurikulum yang disusun tidak langsung akan disahkan.Selain itu, menurut Flores kurikulum yang akan digunakan tidak akan menjadi kurikulum nasional yang digunakan di seluruh Indonesia melainkan akan menjadi bagian dari pelajaran muatan lokal (mulok). "Karena daerah lain memiliki agama leluhur yang berbeda, tentu tidak bisa disamakan dengan Parmalim dan Ugamo Bangsa Batak," lanjutnyaVeryanto Sitohang, Pendiri ASB, menambahkan sebelumnya masyarakat Parmalim dan Ugamo Bangsa Batak melakukan pengajaran agama di komunitas masing-masing dengan tenaga pengajar juga dari komunitas. Setelah sebelumnya ASB mengusahakan setiap siswa penganut agama leluhur mengikuti pelajaran di komunitas, kini kurikulum yang disusun diharapkan dapat diikuti di sekolah-sekolah.(BS07)