Beritasumut.com-Plh Direktur RSUP H Adam Malik dr H Welly Refnealdi didampingi Kepala Bidang Pelayanan Medis dr Qadri Fauzi meminta kepada keluarga korban bencana Gunung Sinabung untuk tidak memikirkan masalah biaya perawatan. Menurutnya, semua perawatan akan dibiaya oleh pemerintah.
"Kita berpesan agar keluarga pasien jangan pernah berpikiran soal biaya. Karena, kasus ini bencana alam dan pemerintah wajib memberikan biaya pengobatan terhadap korban. Sebab, kami khawatir beredar isu di luar tidak mau dirujuk lantaran masalah biaya," sebut Welly yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan RSUP H Adam Malik, Senin (23/05/2016).
Dia menyebutkan, peralatan medis yang saat ini digunakan oleh korban, yaitu alat bantu pernapasan (ventilator), keseimbangan cairan (hemodinamics) dan lainnya. Jadi, tim medis siaga dan jika terjadi kelainan maka langsung terdeteksi. Bahkan, air kencing korban juga diawasi apakah teratur atau tidak.
"Kami berterima kasih dengan pihak RSU Kabanjahe yang cepat merujuk korban. Jadi, kepada pihak rumah sakit lain jangan segan-segan untuk merujuk ke sini karena tim medis kita dalam menghadapi pasien gawat darurat sudah cukup sering. Kita siapkan sesuai dengan standar rumah sakit untuk kasus-kasus luka bakar pada umumnya," ucapnya.
Welly melanjutkan, tim medis yang dilibatkan dalam penganganan korban cukup lengkap. Mulai dari dokter bedah, dokter bedah plastik, dokter anestesi (bius), dokter penyakit dalam, dokter syaraf dan psikiater. Sebab, kasus ini bukan masalah fisik saja, melainkan juga psikologis dan makanya didampingi terus."Kita selalu berkomunikasi dengan tim medis dalam mengambil tindakan apa yang harus dilakukan," tukasnya. (BS02)